Bupati Apresiasi Kurikulum Merdeka Belajar

Kaltim, Kutai Timur948 Dilihat

Sangatta,– Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi Kurikulum Merdeka Belajar. Menurutnya, kurikulum ini memberikan kesempatan bagi semua pihak, termasuk guru, murid, dan orang tua, untuk berinovasi demi kemajuan pendidikan.

Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasinya usai memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati Kutim. Kepada wartawan, dia menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka Belajar memfasilitasi semua pihak untuk berinovasi di bidang pendidikan.

“Kurikulum ini selalu mengalami perubahan setiap periode 10 atau 15 tahun. Untuk perubahan kurikulum terakhir ini yang disebut kurikulum merdeka belajar, ini sangat memberikan ruang bagi semua pihak, baik guru, murid bahkan orang tua untuk berinovasi demi kemajuan pendidikan,” ujar Bupati Ardiansyah, Kamis (2/5/2024)

Beliau menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berinovasi dan berkarya demi kemajuan pendidikan. Hal ini tercermin dalam penilaian di bidang pendidikan, di mana bukan hanya kemajuan akademik yang dinilai, tetapi juga keterampilan dan usaha untuk kemajuan tersebut.

Bupati Ardiansyah mencontohkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada kemajuan akademik, tetapi juga keterampilan. Begitu pula dengan guru, mereka didorong untuk berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi murid, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

“Berbagai bidang, berbagai masalah, maka mereka harus berbuat terbaik bagi kemampuan siswa,” kata Bupati Ardiansyah.

Kurikulum Merdeka Belajar diharapkan dapat mewujudkan pendidikan yang lebih luas dan berimbang, di mana semua pihak memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan berinovasi demi kemajuan pendidikan Indonesia. (*/ADV)