Resmi Dilantik, Pengurus AKPKT Diminta Bupati Kutim Sukseskan Konsep Pembangunan ‘HEBAT’

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, resmi mengukuhkan 67 pengurus Asosiasi Kontraktor dan Pengusaha Kutai Timur (AKPKT) periode 2026–2031. Prosesi pengukuhan berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Senin (6/7/2026).
Dalam kepengurusan baru ini, Andi M Arafah dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum AKPKT. Kehadiran organisasi ini diproyeksikan menjadi wadah sinergi dan jembatan kolaborasi antara pemerintah daerah, kontraktor, pelaku usaha, hingga sektor UMKM guna mempercepat pembangunan dan investasi di Kutim.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik terbentuknya AKPKT sebagai kekuatan tambahan bagi pemerintah untuk melibatkan pengusaha lokal dalam pembangunan daerah. Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan Kutim saat ini mengacu pada konsep HEBAT, yaitu Handal, Elaboratif, dan Berkelanjutan.
“Pemerintah memberikan kesempatan kepada semuanya, tidak membeda-bedakan, tentu dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Silakan berkolaborasi. Kami berharap pengurus segera melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Ardiansyah.
Ardiansyah menambahkan, pemberdayaan pelaku usaha dan kontraktor daerah sangat krusial agar kekayaan sumber daya alam di Kutim dapat memberikan manfaat dan efek domino ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.
Merespons arahan tersebut, Ketua Umum AKPKT Andi M Arafah menyatakan kesiapan organisasi untuk berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah. Salah satu fokus utama kepengurusannya adalah memberikan pembinaan intensif kepada para kontraktor lokal agar menjaga kualitas kerja.
Sementara itu, Ketua Umum AKPKT Andi M Arafah, mengatakan organisasi tersebut dibentuk untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kutim.
Menurutnya, AKPKT juga akan berperan meningkatkan kapasitas para kontraktor lokal melalui pembinaan agar setiap pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Harapan kami, asosiasi ini bisa bersinergi membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan yang merata di Kabupaten Kutai Timur. Kami juga ingin memberikan edukasi kepada seluruh kontraktor agar melaksanakan pekerjaannya sesuai spesifikasi dan kualitas yang telah ditentukan, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, lanjut Andi, AKPKT juga berkomitmen menjadi fasilitator bagi para pelaku usaha dan UMKM, khususnya dalam membantu akses permodalan serta menjadi mediator antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembangunan. (*)
