Tim Kecamatan Sisir 56 RT di Swarga Bara, Pastikan Bankeususdes Tepat Sasaran
Sangatta – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Sangatta Utara menerjunkan tim khusus untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap penggunaan Bantuan Keuangan Khusus Desa (Bankeususdes) di Desa Swarga Bara. Langkah marathon selama tiga hari ini menyasar seluruh 56 Rukun Tetangga (RT) guna memastikan pengadaan barang dan pembangunan infrastruktur terealisasi sesuai usulan masyarakat.
Sekretaris Desa Swarga Bara, Rulliyanti, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara mendalam hingga ke tingkat RT karena alokasi Bankeususdes memang dirancang murni berdasarkan aspirasi arus bawah (bottom-up). Seluruh bentuk fisik pembangunan maupun pengadaan sarana penunjang diwajibkan berada di wilayah kerja RT yang mengajukan.
”Karena itu terkait Bantuan Keuangan Khusus Desa dan usulannya berasal langsung dari RT, maka semua barang pengadaan dan infrastruktur yang dibangun berada di wilayah kerja RT masing-masing. Makanya tim turun monev langsung ke wilayah RT,” ujar Rulliyanti di Kantor Desa Swarga Bara, Rabu (16/9/2026).
Rulliyanti menambahkan, proses pengawasan lapangan ini dibagi secara bertahap untuk menjangkau seluruh kawasan. Setelah menyisir delapan RT di Dusun 1 dan Dusun 2, tim monev melanjutkan pemeriksaan ke kawasan Perumahan G-House, Lembah, serta Dusun Bumi Etam, sebelum menutup agenda verifikasi di Dusun 3, Dusun 4, dan wilayah Poros Kabo.
”Yang dimonev itu pertama pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana Bankeususdes sama pengadaan-pengadaan yang merupakan usulan dari RT, seperti sound system, penyediaan tenda, kursi, terus sarana-prasarana pendukung di RT,” kata Rulliyanti.
Objek verifikasi mencakup proyek fisik infrastruktur desa hingga beraneka ragam pengadaan barang kebutuhan warga sesuai Peraturan Bupati (Perbup). Beberapa RT tercatat mengusulkan peralatan usaha kuliner seperti alat prasmanan dan kompor, hingga peralatan olahraga raket dan net pickleball bagi komunitas lokal di Dusun Bumi Etam dan Panorama.
”Ada juga beberapa RT yang mengusulkan alat prasmanan dan kompor untuk penunjang usaha kuliner. Bahkan di Dusun Bumi Etam dan Panorama mereka mengajukan peralatan pickleball seperti raket dan net karena ada timnya di situ,” tutur Rulliyanti.
Pihak Pemerintah Desa Swarga Bara berharap peninjauan langsung ini tidak hanya memastikan akuntabilitas administrasi dan fisik, tetapi juga menjamin bahwa setiap rupiah anggaran Bankeususdes betul-betul berdampak pada kesejahteraan serta aktivitas sosial ekonomi warga di tingkat RT. (ADV/*)

