Perpani Kaltim Dorong Kutim Jadi Andalan PON 2028, Lapangan Terbaik Segera Dipoles

SANGATTA – Pengurus Kabupaten Persatuan Panahan Indonesia (Pengkab Perpani) Kutai Timur (Kutim) periode 2024-2028 resmi dilantik dan dikukuhkan di D’Lounge Hotel Royal Victoria, Sabtu (13/12/2025). Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Ketua terpilih, Nurrahmi Asmalia, dengan target utama mengukir prestasi nasional hingga menyumbang atlet untuk Indonesia.
Acara pelantikan dihadiri oleh Ketua Umum Pengprov Perpani Kaltim, Sutomo Jabir; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim, Basuki Isnawan; dan perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim.
Ketua Pengkab Perpani Kutim, Nurrahmi Asmalia, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan tren positif panahan di Kutim.
“Perpani Kutim terus berkomitmen untuk berkontribusi membawa nama baik Kaltim, dan kini kami mengincar target yang lebih besar, yakni menyumbang atlet untuk Indonesia,” tegas Nurrahmi setelah menerima bendera Pataka.
Ketua Umum Perpani Kaltim, Sutomo Jabir, memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi panahan Kaltim yang mencapai raihan tertinggi dalam sejarah: 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di PON 2024, serta posisi Runner-up Kejurnas Panahan Bali Oktober 2025.
Sutomo Jabir berpesan agar pengurus Kutim tidak berpuas diri. “Kami berharap Perpani Kutim tidak lengah, karena semua daerah di Kaltim kini menunjukkan peningkatan. Panahan Kaltim akan menjadi andalan di PON 2028,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris I KONI Kutim, Rahman, mencatat kontribusi Kutim yang berhasil meraih 3 medali emas, 2 perak, dan 7 perunggu di Babak Kualifikasi Porprov. Rahman menekankan bahwa untuk mendapatkan bantuan, satu cabang olahraga minimal harus memiliki tiga klub. KONI juga akan menjalankan program ‘Go to School’ untuk memetakan kemampuan atlet daerah.
Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap cabang olahraga panahan. Ia optimis bahwa Kutim akan menjadi barometer olahraga di Kaltim dalam lima tahun ke depan.
“Lapangan kita bagus, bahkan paling bagus di Kaltim, dan ini segera kita poles lagi. Kita harus jadi barometer panahan di Kaltim,” tegas Basuki, merespons tantangan prestasi dari Pengprov (*)
