Dentuman Tembakan Pecah di Polres Kutim! Lomba Menembak Hari Bhayangkara ke-80 Resmi Dimulai

Sangatta – Suara dentuman tembakan memecah suasana di Lapangan Tembak Wicaksana Lhagawa Polres Kutai Timur, Rabu (10/6/2026). Dentuman tersebut menjadi tanda resmi dimulainya Perlombaan Menembak Internal Polres Kutai Timur dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan dibuka langsung Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, dan dihadiri sejumlah pejabat penting di Kabupaten Kutai Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutai Timur sekaligus Ketua Perbakin Kutim Mahyunadi, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Kutim, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya Ketua Panitia Kompol Suparman, ia menyampaikan bahwa perlombaan menembak ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta meningkatkan kedisiplinan dalam olahraga menembak.
“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta dapat bertanding secara jujur, menjunjung tinggi keselamatan, mematuhi aturan yang telah ditetapkan, dan menjadikan perlombaan ini sebagai ajang mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa perlombaan menembak merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang memiliki nilai penting dalam membangun soliditas dan kekompakan internal Polri.
Menurutnya, kemampuan menembak merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus terus diasah oleh setiap personel kepolisian. Namun lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kekeluargaan dan semangat kebersamaan di lingkungan Polres Kutai Timur.
“Perlombaan ini bukan hanya soal mencari siapa yang terbaik dalam menembak, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Polres Kutai Timur. Saya berharap seluruh peserta mengutamakan keselamatan, menjaga sportivitas, dan mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan penuh tanggung jawab,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik selama perlombaan berlangsung serta menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan cedera.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjaga kekompakan. Semoga melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Kutai Timur semakin profesional dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi pelaksanaan perlombaan menembak yang digelar Polres Kutim. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, jiwa korsa, serta sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas keamanan.
“Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, mari kita terus memperkuat kolaborasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Tantangan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang erat dan profesionalisme yang tinggi,” katanya.
Pembukaan perlombaan ditandai dengan tembakan seremonial ke arah target yang dilakukan oleh para pejabat yang hadir. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan dimulainya pertandingan menembak.
Perlombaan menembak internal Polres Kutim tahun ini diikuti oleh peserta dari unsur Forkopimda, pejabat utama Polres, personel Polres Kutim, hingga Polsek jajaran. Terdapat enam kategori yang dipertandingkan, yaitu Presisi Forkopimda 25 meter, Tactical Forkopimda, Presisi PJU Polres Kutim 25 meter, Tactical PJU Polres Kutim, Presisi Personel Polres Kutim 25 meter, dan Tactical Personel Polres Kutim.
Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan ini juga menjadi bukti komitmen Polres Kutai Timur dalam meningkatkan profesionalisme personel sekaligus mempererat sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kutai Timur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Butsainah/*)
