Sentuhan Humanis Polri Bersihkan Rumah Ibadah di Sangkulirang

SANGKULIRANG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Polsek Sangkulirang menggelar kegiatan bakti sosial dan bakti religi di dua rumah ibadah pada Selasa (9/12/2025) pagi. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dan dihadiri puluhan personel gabungan, termasuk dari Polsek Sangkulirang, Pol Airud Polres Kutim, serta Satpol PP.
Aksi yang berlangsung di Gereja Pantekosta Serikat Mawar Saron dan Gereja Oikumene Desa Benua Baru Ulu itu dilakukan dengan fokus pada pembersihan lingkungan rumah ibadah, membantu persiapan fasilitas gereja, serta berinteraksi langsung dengan jemaat dan warga sekitar.
Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, apapun latar belakangnya. Menjelang Natal dan Tahun Baru, kami berharap sentuhan kecil ini bisa menghadirkan kenyamanan dan rasa aman bagi jemaat dalam beribadah,” ujar IPTU Erik.
Ia menambahkan bahwa momen ini sekaligus menjadi ruang mempererat toleransi antarumat beragama dan menjaga keharmonisan sosial di wilayah Sangkulirang.
“Kerukunan adalah kunci keamanan. Melalui bakti religi ini, kami ingin menegaskan bahwa perbedaan justru memperkuat persatuan. Semua warga berhak merayakan hari besar keagamaannya dengan damai,” imbuhnya.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas inisiatif jajarannya. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk membangun hubungan emosional sekaligus meningkatkan kepercayaan publik kepada Polri.
“Bakti sosial dan religi merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri. Ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi komitmen moral untuk selalu menjaga persatuan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas AKBP Fauzan.
Ia juga menekankan bahwa menjelang libur Nataru, kehadiran Polri harus semakin dirasakan masyarakat, baik melalui pelayanan, pengamanan, maupun kegiatan sosial.
“Kami ingin memastikan perayaan Nataru berlangsung kondusif, hangat, dan penuh kedamaian. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial dan religi ini diharapkan menjadi penguat stabilitas sosial di Sangkulirang, sekaligus mencerminkan upaya Polri membangun hubungan yang lebih dekat, humanis, dan penuh kepedulian dengan masyarakat. (*)
