Perumdam Kutim Turunkan Tim Cek Pipa Air Macet di Sekurau Bawah Bengalon
Sangatta – Perumdam Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat menangani keluhan macetnya distribusi air bersih di Sekurau Bawah, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon. Pemeriksaan jaringan pipa secara menyeluruh dilakukan guna mencari biang kerok gangguan aliran air yang sudah berlangsung hampir dua bulan tersebut.
Asisten Manajer Transmisi dan Distribusi (Trandis) Perumdam Kutim, Syamsul Bachri mengungkapkan, pihaknya bersama pemerintah desa melakukan identifikasi lapangan pada Rabu (21/10/2026) pukul 13.00 Wita. Pengecekan difokuskan pada jalur pipa yang bersilangan (crossing) dengan jalan baru.
“Penggalian akan dilakukan pada seluruh titik persilangan untuk memastikan kondisi fisik pipa, sekaligus menemukan lokasi yang diduga menghambat aliran air menuju pelanggan,” ucap Syamsul melalui sambungan telepon, Selasa (20/10/2026).
Syamsul menjelaskan, pengecekan langsung ke lapangan sangat penting agar perbaikan tidak sekadar mengandalkan perkiraan. Dari hasil temuan fisik nanti, tim teknis bisa langsung menentukan metode perbaikan yang tepat.
Tak hanya itu, Perumdam Kutim juga menerjunkan tim bantuan dari Sangatta Utara demi mempercepat pemulihan aliran air ke rumah-rumah warga.
“Mendukung percepatan pekerjaan, kami telah menghubungi tim teknis yang dipimpin Pak Sunaryo, Kepala Seksi Distribusi Perumdam Cabang Sangatta Utara, agar menuju Desa Sekerat dan membantu proses perbaikan jaringan,” ungkap pria yang pernah menjabat Kepala Unit Muara Wahau ini.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, beserta pihak terkait lainnya untuk memastikan kelancaran eksekusi di lapangan. Mulai dari proses pemeriksaan, identifikasi titik sumbatan, hingga eksekusi perbaikan jaringan pipa.
Untuk diketahui, macetnya aliran air bersih di Sekurau Bawah sempat dikeluhkan warga setempat karena sudah berlangsung hampir dua bulan. Masalah ini bahkan mendapat atensi dari Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, yang meminta agar keluhan warga tersebut segera dituntaskan. (*)

