Perkuat Nasionalisme Mahasiswa Baru, Polres Kutim Beri Materi Bela Negara di STIPER

Sangatta – Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menekankan pentingnya menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab kepada generasi muda. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIPER Kutai Timur Tahun 2026, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di STIPER Kutai Timur, Jalan Soekarno Hatta, Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, tersebut diikuti 37 peserta PKKMB. Materi yang diberikan mengangkat tema “Bela Negara”.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan, mahasiswa sebagai bagian dari generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Bela negara bukan hanya tentang menjaga negara dari ancaman, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan rasa cinta tanah air melalui sikap disiplin, bertanggung jawab, menjaga persatuan dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar AKBP Aryansyah.

Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas dan peduli terhadap lingkungan.

“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta ikut menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Plt. Kasat Binmas Polres Kutim Iptu Ngatiyo bersama Banit Sat Binmas Brigpol Yoga Prastio.

Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai makna bela negara dan pentingnya menjaga Kamtibmas dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan diarahkan untuk membangun rasa cinta tanah air, nasionalisme, disiplin, serta tanggung jawab sebagai warga negara.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai bela negara dan berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. (*)