Polsek Sangatta Utara Monitoring SPBU di Sangatta, Stok BBM Dipastikan Aman

Sangatta – Polsek Sangatta Utara melakukan monitoring dan pengecekan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (4/9/2026) siang.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pelayanan maupun praktik kecurangan dalam penyaluran BBM kepada masyarakat.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, hasil monitoring di sejumlah SPBU menunjukkan stok BBM masih dalam kondisi aman. Petugas juga tidak menemukan adanya indikasi kecurangan niaga BBM selama pengecekan di lapangan.

“Berdasarkan hasil monitoring di beberapa SPBU wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, belum ditemukan adanya kecurangan niaga BBM. Stok Pertalite, Pertamax, Solar dan Dexlite masih dalam kondisi aman,” ujar AKP Bambang Eko.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan BBM di sejumlah SPBU, termasuk SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri, SPBU PT Hasnawi Sejahtera, SPBU PT Sehati Sangatta, SPBU PT Sunandar Jaya Mandiri, serta sejumlah APMS atau Pertashop.

Di SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri, stok tercatat sebanyak 4.000 liter Pertalite, 14.000 liter Bio Solar, 12.000 liter Pertamax, 5.500 liter Dexlite dan 1.200 liter Pertamax Turbo.

Sementara di SPBU PT Hasnawi Sejahtera, tersedia 15.000 liter Pertalite, 20.000 liter Pertamax, 6.000 liter Pertamax Turbo, 16.000 liter Solar dan 200 liter Pertamina Dex.

Polisi juga mencatat adanya potensi peningkatan antrean kendaraan pada jalur Pertalite apabila terjadi peralihan penggunaan BBM dari jenis lain. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi melalui pemantauan dan pengaturan pelayanan di SPBU.

“Petugas SPBU kami imbau agar memberikan pelayanan dan pengisian BBM kepada konsumen sesuai aturan, sehingga tidak terjadi pengisian secara berulang-ulang atau aktivitas pengetap,” tegasnya.

Selain memastikan stok, polisi turut memantau perkembangan harga BBM. Harga Pertamax tercatat Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.

Dalam hasil monitoring juga disebutkan bahwa sejumlah BBM mengalami perubahan harga dibandingkan sebelumnya. Pertamax naik dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter, sedangkan Pertamax Turbo naik dari Rp20.350 menjadi Rp21.200 per liter.

Sementara itu, Dexlite dan Pertamina Dex tercatat mengalami penurunan harga dari harga sebelumnya.

Polsek Sangatta Utara menyatakan monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan serta pelayanan kepada masyarakat tetap aman dan tertib. (*)