Wakil Bupati Kutim Tutup Lomba Pagelaran Tari Nusantara 2023

Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang secara resmi menutup lomba Pagelaran Tari Nusantara 2023 yang berlangsung di Folder Ilham Maulana pada Senin (9/10/2023) malam.

Acara penutupan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemkab Kutim, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. Dalam pidatonya, Wabup Kasmidi Bulang mengapresiasi peserta lomba yang telah menampilkan penampilan terbaik mereka.

“Alhamdulillah, selama satu pekan, mulai tanggal 3 sampai 9 Oktober 2023, kita telah menikmati berbagai macam penampilan tari, mulai dari lomba tari jepen, tari pedalaman kreasi, Kpop dance, dan modern dance,” ujar Kasmidi.

“Lomba ini menjadi wadah bagi para pelaku seni, terutama seni tari yang ada di Kutim, untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka. Ini juga merupakan salah satu agenda dalam rundown kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim ke-24 bulan ini,” tambahnya.

Selanjutnya, Kasmidi Bulang mengundang masyarakat Kutim untuk menghadiri Upacara Peringatan HUT Kutim ke-24 yang akan diselenggarakan pada Kamis (12/10/2023) di Lapangan Kantor Bupati Kutim.

“Saya selaku panitia besar HUT RI dan HUT Kutim juga ingin mengundang masyarakat Kutim untuk makan bersama setelah upacara peringatan HUT Kutim ke-24 mendatang,” sambutnya.

Acara ini merupakan momen yang penting bagi Kutim dalam merayakan kedewasaan dan kemajuan daerah ini. Seiring dengan HUT Kutim ke-24, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat bersatu dan terlibat aktif dalam pembangunan Kutim. Peningkatan kesadaran akan pentingnya seni dan budaya juga menjadi fokus Kasmidi Bulang dalam rangka meningkatkan keberagaman dan kekayaan kultur di Kutim.

Di kesempatan ini, Kasmidi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam lomba Pagelaran Tari Nusantara 2023. Lomba ini telah menjadi ajang yang memperlihatkan bakat dan kreativitas masyarakat Kutim di bidang seni tari. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan tahun demi tahun untuk memajukan dunia seni di Kutim. (*/ADV)