Tarik Minat Baca Murit, Ubah Gazebo Jadi Perpustakaan Alam

SANGATTA. Dengan adanya alat komunikasi seperti handphone, yang dapat digunakan untuk mengakses banyak macam permainan, mengakibatkan minat baca anak-anak turun. Agar minat anak-anak membaca naik, maka harus diberikan fasilitas yang lebih menari. Salah satunya, yang dilakukan TK Pembina Negeri yang berada di Jalan APT Pranoto Sangatta Utara. Dimana TK pembina mengubah Gazebo jadi perpustakaan terbuka, menyatu dengan alam.
“Ada 8 gazebo yang tidak terpakai akan kami jadikan perpustakaan. Nantinya anak-anak dan orang tua siswa yang menuggu anaknya bisa baca buku yang disediakan sekolah (gazebo),”jelas Kepala Sekolah TK Pembina Negeri Sangatta Utara, Nurjannah., SE., M.Pd.
Dikatakan, manfaat membaca sebenarnya banyak. Dimana membaca satu cara terbaik untuk melepaskan diri dari penat. Membaca buku bisa dilakukan didalam kelas, khusus perpuatakaan ataupun diruangan tertentu sesuai keinginan. Termasuk di Taman kanak-kanak (TK) merupakan salah satu bentuk pendidikan pra Sekolah yang menyediakan program Pendidikan Dini bagi anak usia dini (usia empat tahun sampai memasuki usia pendidikan dasar.
“Manfaat Perpustakaan Sekolah sebagai lembaga penyedia ilmu pengetahuan dan informasi mempunyai peranan yang signifikan terhadap anak-anak,”kata Nurjannah, diruang kerjanya, Kamis (17/11)
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 010/O/1981.Tgl 11 Maret 1981.Salah satu fungsi perpustakaan adalah Pusat membaca buku-buku yang bersifat rekreatif dan mengisi waktu luang (buku-buku hiburan) dengan perpustakaan diluar ruangan atau Indoor.
“Saat ini TK Negeri Pembina memiliki koleksi buku 1000 eksemplar,namun masih kekurangan buku Sebab Seperti buku cerita bergambar,buku cerita rakyat (Kalimantan). Karena itu, kami berkeinginan untuk menambah koleksi buku, apalagi kalau ada bantuan buku, agar menambah pilihan anak-anak untuk dibaca ,”katanya .
Diakui, saat ini TK Negeri Pembina Kabupaten merupakan Role Model (contoh) bagi 25 TK Negeri dan 300 TK Swasta, karena keterbatasan ruang baca anak-anak menggunakan ruang kelas dan ada pojok baca di setiap kelas. (ADV/TK)
