Resmi Dibuka, TPU Sangatta Indah Gratis untuk Warga Kutim, Pemkab Alokasikan Rp19 Miliar

SANGATTA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meresmikan Taman Pemakaman Umum (TPU) Sangatta Indah di Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, pada Jumat (7/11/2025). Fasilitas pemakaman modern seluas 4,95 hektare ini dibangun dengan anggaran APBD sebesar Rp19 miliar dan yang terpenting, layanan pemakaman di sana gratis bagi seluruh warga Kutim.
Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab dalam memberikan pelayanan publik hingga penghormatan di ujung hayat.
“Tempat pemakaman ini adalah bukti kepedulian kita terhadap sesama. Setiap warga berhak memiliki tempat peristirahatan terakhir yang layak, bersih, dan tertata,” ujar Ardiansyah saat peresmian.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Ahmad Iip Makruf, menjelaskan bahwa TPU Sangatta Indah mampu menampung 8.250 petak makam.
Dinas Perkim menjamin layanan ini sepenuhnya gratis—mulai dari penggalian hingga seluruh kebutuhan pemakaman disediakan oleh pemerintah. Selain itu, untuk menjaga ketertiban dan kebersihan, bentuk serta ukuran makam diwajibkan seragam dan tidak diizinkan dimodifikasi.
Layanan pemakaman ini didukung oleh teknologi melalui aplikasi SETARA dan call center. Aplikasi ini berfungsi untuk mempermudah koordinasi dengan petugas yang siaga 24 jam, menyediakan layanan rohaniwan, dan menjamin transparansi pengelolaan data makam.
Dari total 8.250 petak makam yang tersedia, komposisi dialokasikan 70 persen untuk warga muslim dan 30 persen untuk nonmuslim.
Meskipun operasional dikelola oleh 21 personel, Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman Sangatta Selatan, Sutrisno, menyampaikan perlunya penambahan petugas keamanan. Ia khawatir minimnya penerangan dan lokasi yang agak jauh dari permukiman dapat memicu tindak kriminal dan pencurian inventaris.
Di sisi lain, Kepala Desa Sangkimah, Muhammad Alwi, mengapresiasi lahan yang luas ini dan mengusulkan agar akses jalan masuk serta penerangan jalan menuju TPU segera ditingkatkan untuk mempermudah masyarakat.
Warga sekitar, seperti Rahmawati (47) dari Gang Santai, menyambut lega peresmian ini. “Dulu kalau ada keluarga meninggal, kami harus ke luar wilayah dan itu cukup jauh. Sekarang sudah ada TPU sendiri, lebih mudah dan tenang rasanya,” tuturnya. (Butsainah/*/ADV)