Hadiri Maulid Nabi di Teluk Pandan, Bupati Ajak Rajin Hadiri Kegiatan Keagamaan

Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengajak seluruh warga Teluk Pandan untuk terus bersyukur di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia juga mendorong agar mereka rajin menghadiri kegiatan keagamaan, salah satunya adalah acara Maulid Nabi untuk menuntut ilmu agama.

Dalam sambutannya pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala An Nur, Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, pada Kamis malam (12/10/2023), Bupati Ardiansyah mengatakan,

“Sering-seringlah kita menuntut ilmu agama dan bergabung dengan orang-orang saleh, seperti mengikuti majelis taklim yang sering mengadakan kegiatan keagamaan. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman kita terhadap ajaran Islam.”Ucapnya

Menurut Ardiansyah, orang yang keluar rumah untuk menuntut ilmu sama dengan orang yang berjihad di jalan Allah SWT. Mereka berhak mendapatkan balasan surga di akhirat kelak. “Saya bersyukur kita semua hadir di musala ini dalam keadaan sedang menuntut ilmu,” ucapnya dihadapan Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, remaja masjid, dan warga sekitar.

Bupati juga mengapresiasi semua warga Kutim yang selama ini antusias menyelenggarakan acara Maulid Nabi di masjid maupun di musala sekitar pemukiman mereka. Ini menunjukkan kecintaan mereka terhadap Nabi Muhammad SAW dan ketertarikan mereka dalam meningkatkan pemahaman agama.

Pada acara yang mengangkat tema “Peringatan Maulid Sebagai Peningkatan Ilmu dan Ahlak Mulia” tersebut, Ustad Arafah diundang sebagai penceramah yang membawakan ceramah mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW. “Acara ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam dan membantu menjaga akhlak yang mulia,” Imbuhnya

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat Teluk Pandan semakin tergugah untuk meningkatkan pengetahuan agama dan akhlak yang baik. Bupati Ardiansyah pun berharap agar kegiatan semacam ini terus dilakukan agar kehidupan masyarakat semakin lebih baik dalam esensi keagamaan dan moral. (*/ADV)