Digital Command Center Polres Kutim Pantau Lalu Lintas, Karhutla dan Layanan 110

SANGATTA – Polres Kutai Timur terus memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi melalui keberadaan Digital Command Center (DCC) yang berfungsi sebagai pusat pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara real-time.

Fasilitas modern ini memungkinkan personel kepolisian memonitor berbagai kondisi di lapangan, mulai dari arus lalu lintas, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

Digital Command Center menjadi salah satu sarana strategis Polres Kutai Timur dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang presisi, cepat, dan terintegrasi.

Melalui jaringan kamera pengawas atau CCTV yang terhubung di sejumlah titik vital, petugas dapat memantau aktivitas masyarakat, kondisi jalan raya, kawasan rawan kemacetan, hingga area yang berpotensi mengalami kebakaran lahan.

Selain itu, pusat kendali digital tersebut juga berperan penting dalam mendukung pengambilan keputusan secara cepat saat terjadi gangguan keamanan maupun situasi darurat lainnya. Informasi yang diterima secara langsung dari lapangan dapat segera dianalisis dan ditindaklanjuti oleh personel yang bertugas.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan bahwa Digital Command Center merupakan bagian dari transformasi pelayanan kepolisian yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Digital Command Center Polres Kutai Timur hadir untuk memastikan seluruh informasi yang berkaitan dengan situasi kamtibmas dapat terpantau secara cepat dan akurat. Melalui sistem ini, kami dapat memonitor kondisi lalu lintas, memantau potensi kebakaran hutan dan lahan, serta mengawasi berbagai aktivitas yang berkaitan dengan keamanan masyarakat,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Menurutnya, keberadaan DCC juga mendukung optimalisasi layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam tanpa dipungut biaya. Setiap laporan yang masuk akan diterima petugas operator dan diteruskan kepada satuan fungsi maupun personel terdekat untuk segera ditindaklanjuti.

“Ketika masyarakat menyampaikan laporan melalui layanan 110, petugas di Command Center dapat langsung memetakan lokasi kejadian dan mengoordinasikan personel di lapangan agar respons yang diberikan lebih cepat dan tepat sasaran. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kutai Timur,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dengan sistem pemantauan yang terintegrasi, berbagai potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan secara maksimal.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi berbasis teknologi. Harapannya, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Digital Command Center ini, baik dalam aspek keamanan, keselamatan berlalu lintas, penanganan karhutla, maupun pelayanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110,” tegas AKBP Fauzan Arianto.

Keberadaan Digital Command Center Polres Kutai Timur menjadi bukti keseriusan Polri dalam mewujudkan pelayanan yang modern, responsif, dan transparan. Dengan dukungan teknologi informasi yang terintegrasi, Polres Kutai Timur optimistis mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat. (Butsainah/*)