Berpotensi Pasar Ekspor, 44 UMKM Di Kutim Sudah Dikurasi

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Koperasi dan UKM Kutim terus berupaya mendorong pelaku UMKM di Kutim untuk bisa menembus pasar ekspor. Salah satunya dengan melakukan kurasi terhadap UMKM-UMKM yang berpotensi untuk diekspor.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim Darsafani mengatakan, saat ini sudah ada 44 UMKM di Kutim yang telah di kurasi dan berpotensi untuk diekspor.

“Kami sudah mengusulkan UMKM yang berpotensi ke pasar ekspor. Sudah kita kurasi ada 44 UMKM. Dan kita sudah bekerja sama dengan Beacukai,” ungkap Darsafani, saat memberikan sambutan dalam bazaar promosi UMKM di Halaman Gedung Adat Besar Kutai (Eks STAIS Kutim) pada Kamis (6/4/2023).

Darsafani berharap, UMKM-UMKM yang telah di kurasi tersebut nantinya bisa segera menembus pasar ekspor.

“Karena tujuan kita ending yang terakhir adalah pasar ekspor nantinya. Jangan sampai nanti para UMKM kita tidak mendapat pasar ekspor nantinya,” imbuhnya.

Darsafani menambahkan, Pemkab Kutim akan terus memberikan dukungan kepada UMKM-UMKM di Kutim untuk bisa berkembang dan meningkatkan daya saingnya.

“Kami akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada UMKM-UMKM di Kutim agar bisa meningkatkan kualitas produknya dan memenuhi standar ekspor,” pungkasnya.

Sementara itu, Ali Mahmudi Perwakilan Penyelenggara GENPRO mengatakan, kegiatan ini adalah suatu program gayung bersambut, yang mana GENPRO juga memiliki program untuk peningkatan UMKM.

“Dan Pemerintah Kabupaten sendiri juga punya program tersebut melalui dinas terkait yaitu Dinas Koperasi dan UKM. Kami sangat bangga dan berterima kasih, kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Kegiatan ini, sambungnya, akan dilaksanakan di seluruh pelosok Kabupaten Kutai Timur di 18 titik.

“Artinya apa? Bahwasanya di sini adalah GENPRO bersama pemerintah serius dalam mencari cara bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.