Puluhan UKM di Kutim Diberikan Pelatihan Strategi Pemasaran dan Digital Marketing

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menggelar bimbingan teknis strategi pemasaran dan digital marketing kepada sejumlah pelaku UKM berbasis kios. Kegiatan ini berlangsung di Teras Belad Café, Jalan Poros Sangatta-Bontang, Selasa (14/3/2023).
Dalam kesempatan itu Sekretaris Dinas Kopersi UKM Kabupaten Kutai Timur Akhmad Asari, S.Pd mengatakan jika bimbingan teknis strategi pemasaran dan digital marketing tersebut di ikuti kurang lebih 30 UKM dari 5 Kecamatan. “Para pelaku UKM dari berbagai Kecamatan ini, kita berikan bimbingan terkait startegi pemasaran, terutama dalam hal pemasaran secara digital,” Kata Akhmad Asari kepada sejumlah awak media
Terlebih dijaman digitalisasi seperti saat ini, pemasaran secara manual sudah mulai kurang diminati masyarakat. Sehingga selain melakukan bimbingan peningkatan prodak Dinas Koperasi dan UKM Kutim juga dituntut untuk melakukan bimbingan teknis strategi pemasaran dan digital marketing kepada para pelaku UKM yang ada di Kutim. Sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kemampuan UKM agar mampu mengoptimalkan penggunaan media-media digital dalam pengembangan usahanya.
“Jadi nanti para UKM yang sudah kita berikan pelatihan, bisa melakukan pemasaran secara digital, di berbagai platfrom media sosial yang ada,” Jelasnya
Untuk itu, kedepan para pelaku UKM yang ada di Kabupaten Kutai Timur ini diharapkan kemampuan mereka terus mengalami peningkatan, sesuai perkembangan zaman. Pasalnya selama ini banyak prodak yang dihasilkan namun dalam hal pemasarannya masih terbilang sulid.
“Karena itu, pada siang hari ini para pelaku UKM ini kita berikan bimbingan, dengan harapan kemampuan mereka dalam memasarkan hasil prodaknya terus mengalami peningkatan,” terangnya
Sementara itu, kepala Bidang UKM Sombaran mengatakan sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, kepada seluruh Pemerintah Daerah, bahwa UKM ini harus digejot usahanya secara khusus, ditengah kondisi inflasi yang cukup tinggi. “Sehingga UKM inilah yang merupakan salah satu solusi untuk menekan itu. Arahan Presiden jangan sampai lebih dari pada 5 persen kenaikan inflasi kita,” Ucapnya
Karena itu, diharapkan dengan adanya pelatihan yang dilakukan seperti ini, mampu menekan laju inflasi di Kabupaten Kutai Timur. “Untuk pelatihan yang dilakukan hari ini, dikuti kurang lebih 30 orang, sasarannya adalah pelaku usaha kecil menengah khususnya yang berbasis kios, atau para pedangang di kampung-kampung, sehinga mereka mampu meningkatkan usahanya, kemudian tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” Jelasnya
Lebih lanjut, menurut Sombaran perkembangan media sosial saat ini sudah tidak terbendung lagi. Sehingga tanpa ada bimbingan yang dibarikan kepada para UMK, mereka akan kesulitan mengikuti perkembangan zaman. “karena pada intinya UKM yang tidak bisa berjualan secara online, dan tidak memiliki strategi itu lambat laun akan merasa kesulitan bahkan usahanya bisa tutup. Makanya hari ini pemerintah hadir, untuk memberikan bimbingan dan pelatihan teknis kepada UKM kita.” Tutupnya (*)
