Sukses Ganda di Porprov Korpri IV Kaltim 2026, Kutim Raih Gelar Juara Umum

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatatkan keberhasilan ganda dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) IV Kalimantan Timur 2026 yang digelar pada 1–7 November 2026 di Sangatta. Selain sukses menjalankan peran sebagai tuan rumah, Kutim juga berhasil menyabet gelar juara umum.

Kontingen Kutim mengunci posisi puncak klasemen dengan total perolehan 17 medali emas, 20 perak, dan 16 perunggu. Posisi kedua ditempati Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 13 emas, 10 perak, dan 16 perunggu, disusul Kota Samarinda di peringkat ketiga yang mengoleksi 7 emas, 6 perak, dan 7 perunggu.

Rangkaian kompetisi olahraga antar-aparatur sipil negara (ASN) se-Kaltim ini resmi berakhir setelah ditutup oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Kaltim, Sri Wahyuni, dalam Closing Ceremony di Lapangan Helipad Kantor Bupati Kutim, kawasan Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Sabtu (7/11/2026) malam. Acara penutupan turut dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman beserta istri Ny. Siti Robiah, Sekda Kutim Rizali Hadi beserta istri Lisnawarty, unsur Forkopimda Kutim, serta delegasi kabupaten/kota se-Kaltim.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa berakhirnya ajang ini bukan sekadar penutup rangkaian kompetisi, melainkan momentum mempererat persaudaraan anggota Korpri se-Kaltim sekaligus bagian dari pembinaan olahraga ASN secara berkelanjutan.

“Semangat yang kita tunjukkan di arena olahraga harus kita bawa kembali ke tempat kerja dan di lingkungan pelayanan publik masing-masing. Jika di lapangan kita mampu bekerja sama, menjaga disiplin, mematuhi aturan, dan berjuang mencapai target, maka nilai-nilai yang sama harus tercermin di dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” ujar Ardiansyah.

Ia mengingatkan seluruh kontingen bahwa makna prestasi tidak hanya terletak pada medali yang diraih, melainkan pada proses panjang latihan dan ketangguhan. Menurutnya, masyarakat menilai ASN dari seberapa besar manfaat kehadiran mereka dalam menjawab kebutuhan publik.

“Kita harus menjadi aparatur sipil negara yang sehat, tangguh, profesional, berintegritas, serta memiliki semangat untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Ardiansyah juga berpesan agar atlet yang meraih medali tidak cepat berpuas diri, sementara kontingen yang belum meraih hasil terbaik dapat menjadikan ajang ini sebagai bekal berlatih lebih giat.

Mengakhiri sambutannya, Ardiansyah menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kaltim, Dewan Pengurus Korpri, Bapor Korpri, panitia, perangkat daerah, wasit, atlet, dan masyarakat Kutim yang telah menyukseskan kegiatan.

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Kutim, kami memohon maaf apabila selama penyambutan maupun penyelenggaraan masih terdapat kekurangan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun hal lainnya. Kami berharap seluruh kontingen membawa pulang bukan hanya medali dan pengalaman bertanding, tetapi juga kenangan indah selama berada di Sangatta, Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur,” tuturnya. (Butsainah/ADV/*)