APBN Rp 89 Miliar Untuk Jalan Pelabuhan Kenyamukan Mulai Dikerjakan Bulan Ini

Sangatta – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Irwan Fecho bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) meninjau lokasi pembangunan jalan arah Pelabuhan Kenyamukan, Kamis (12/10/2023) sore.
Disela kunjungan ia menerangkan, jika sebetulnya jalan tersebut merupakan jalan daerah yang menjadi kewenangan APBD, namun karena DPR RI berhasil merevisi UU Jalan dengan pasal yang diperjuangkan adalah disaat pemerintah daerah tidak bisa membangun jalan maka APBN bisa intervensi pembangunannya.
“Makanya usulan impres jalan daerah usulan saya, adalah akses menuju Pelabuhan Kenyamukan,” ujarnya.
APBN akan mengakomodir sepanjang 700 meter jalan menuju Pelabuhan Kenyamukan dengan anggaran sebesar Rp 89 Miliar melalui skema multi years dengan prosesnya akan dimulai dalam bulan Oktober ini.
Perwakilan dari BBPJN Kaltim, Suwono mengatakan langkah awal yang dilakukan dalam proses pembangunannya adalah mengukur kedalaman area rawa-rawa tersebut guna memastikan tingkat konstruksi pembangunan tersebut.
Jalan masuk Pelabuhan Kenyamukan dibangun dua jalur, dengan masing-masing jalur sepanjang 8 meter demi kenyamanan akses pelabuhan yang akan datang.
“Jadi totalnya 16 meter, untuk kedua ruas jalan. Jalannya itu aspal yang tahun depan baru bisa dikerjakan,” terangnya.
Pengerjaan konstruksi yang baru akan dikerjakan tahun depan dikarenakan, pengukuran kualitas tanah akan dilakukan selama enam bulan dimana area tersebut harus dinonaktifkan aktivitasnya. Namun akan dibangun jalan pengganti akses menuju pelabuhan.
“Di akses ini, harus ditiadakan aktivitas selama enam bulan jadi, baru setelah itu baru dilakukan pembangunan tentunya di tahun depan,” pungkasnya (Marselina/*)
