34 UMKM di Kutim Dapat Batuan 321 Unit Barang Dari Disperindagkop UKM Kaltim

Foto Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara simbolis menyerahkan bantuan alat ke Perwakilan UMKM, Jumat (31/3/2023)

Sangatta – Untuk mempercepat peningkatan produksi Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (31/3/2023) menyerahkan bantuan alat sebanyak 321 unit barang kepada 34 UMKM yang ada di Kutai Timur.

Penyerahan batuan alat tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, kepada perwakilan UMKM, kemudian dilanjutkan oleh Ketua DPRD Kutim Joni, yang menyerahkan bantuan peralatan jenis Freezer kepada perwakilan UKM, Serta dilanjutkan penyerahan peralatan UKM jenis Coler Box 100 L oleh kepala Disperindagkop UKM Kaltim Muhammad Sa’duddin kepada perwakilan UKM.

Dalam kesempatan itu, kepala Disperindagkop UKM Kaltim Muhammad Sa’duddin mengatakan bantuan peralatan ini ditujukan kepada UMKM yang telah diberikan pelatihan dan pendampingan serta yang belum mendapat sentuhan bantuan alat, namun usahanya sudah ada dan telah beroperasi

“Sehingga dengan alat ini diharapkan terjadi peningkatan produksi, pengembangan usaha dan menambah tenaga kerja,”Ucapnya

Disebutkannya, adapun Peralatan yang akan diserahkan berupa peralatan masak, pembuat kue/ bakery, pengolahan hasi perikanan, pendingin. “Kami sampaikan bahwa jumlah UMKM Penerima bantuan alat se-Kalimantan Timur sebanvak 602 orang dengan jumlah barang sebanyak 3.839 unit, sedangkan untuk UMKM Kutai Timur jumlah penerima bantuan peralatan pada hari ini sebanyak 34 dengan jumlah alat 321 unit barang,” Ucapnya

Pada kesempatan itu juga, pihaknya berpesan kepada UMKM penerima bantuan peralatan agar alat yang diterima tidak boleh diperjualbelikan atau dipindah tangankan kepada orang lain. “Penerima juga bersedian untuk melaporkan penggunaan alat tersebut kepada Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi Kaltim atau Dinas Koperasi dan UMKM setempat dan bersedia terhadap dilakukan pemeriksaan keberlangsungan usaha apakah barang bantuan yang diberikan diqunakan atau tidak,” Tutunya

Sementara itu, dengan adanya bantuan  peralatan yang diberikan kepada sejumlah UMKM, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berharap kedepan para pelaku UMKM yang ada di Kutim bisa lebih meningkatkan hasil produksinya dan pengembangan usahanya.

“Disinilah peran pemerintah untuk memberikan dorongan kepada mereka untuk membantu meningkatkan produksinya dengan peralatan yang telah diberikan oleh Pemerintah,” Terangnya

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya batuan tersebut prodak UMKM di Kutim secara kuantitas dan kualitas bisa memanfaatkan peluang pasar yang ada. “Seperti yang saya katakan tadi amplang dari kaubun saja, pada hal amplang yang terkenal di kutim ini adalah kecamatan Bengalon, tapi yang kaubun sudah bisa masuk ke pasar global,” Tuturnya (*)