143 Mahasiswa STAIS Wisuda, 5 Lulusan Terbaik Bakal Diberi Beasiswa S2

TERASKALTIM.ID. Sangatta – Sebanyak 143 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta Kutai Timur (Kutim) diwisuda dalam Rapat Senat terbuka wisuda XIII Sarjana Strata 1 (S1) di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Rabu (27/9/2023).

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman hadir dalam wisuda tersebut dan menyampaikan bahwa Pemkab Kutim telah menyalurkan Beasiswa Kutim Tuntas dan stimulan dengan menyesuaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus masing-masing. Khusus untuk STAI Sangatta, akan diberikan jatah beasiswa bagi lima orang lulusan terbaik untuk melanjutkan jenjang strata dua (S2).

“Kuota beasiswa juga nanti akan disesuaikan dengan biaya UKT. Karena setiap kampus berbeda-beda,” jelas Ardiansyah.

Hal tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tentu tantangan perkembangan zaman saat ini yang diperlukan adanya inovasi dan pembaharuan.

 “Ke depan kita harus menyiapkan sumber daya manusia yang andal dalam menyongsong perpindahan IKN (Ibu Kota Negara) di Kaltim,” sebutnya.

Sebab dikhawatirkan, tanpa adanya peningkatan SDM segala peluang yang ada tidak mampu diisi oleh para regenerasi yang merupakan penduduk asli daerah.

“Jadi manfaatkan peluang yang ada. Jangan berleha-leha dengan kesempatan yang sudah diberikan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” harapnya.

Adapun lima orang lulusan terbaik yakni, Sumarni Febrianti, Oktaviani, Salsabila Annisa Fitri, Febry Endra Shalih dan Ahmad Firdaus.

Sebelumnya, Ketua STAIS Satriah mengatakan, sejak berdirinya perguruan tinggi pada 2006 silam mampu mencetak ratusan wisudawan serta wisudawati yang banyak berkontribusi terhadap pembangunan daerah khususnya di bidang pendidikan sebagai guru agama.

“Mahasiswa aktif saat ini berkisar 728. Beberapa mahasiswa banyak yang berprestasi baik tingkat lokal hingga nasional,” ucapnya.

Sedangkan pada hari ini, pihak melahirkan 143 wisudawan. Dari jurusan tarbiyah program studi pendidikan agama islam, manajemen pendidikan islam, pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Sementara jurusan syariah program studi ekonomi syari’ah dan hukum keluarga (ahwal syakhsiyyah). (Kopi 7/kopi13/TK)