Pelajar SMA Prima YPPSB Dikejutkan Doorprize, Satlantas Polres Kutim Sisipkan Pesan Keselamatan Berkendara

SANGATTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur menggelar kegiatan Polantas Karib melalui program Police Goes To School (PTGS) di SMA Prima YPPSB Sangatta Utara, Senin (24/8/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 150 pelajar kelas X, XI dan XII bersama dewan guru serta staf pengajar SMA Prima YPPSB.

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas Polres Kutim memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Para pelajar juga diajak meningkatkan kedisiplinan serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya saat berkendara di jalan raya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Personel Satlantas menggelar kuis bagi para pelajar yang disertai pemberian doorprize.

Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nurharis Meihendra mengatakan, kegiatan PTGS merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia pelajar.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi yang paling utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Rezky.

Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan karena aktivitas mereka cukup tinggi dan sebagian sudah menggunakan kendaraan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

“Melalui Polantas Karib ini, kami berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan edukatif melalui kuis dan doorprize sengaja dilakukan agar pesan keselamatan lalu lintas dapat diterima dengan suasana yang lebih menarik dan tidak monoton.

“Harapannya, materi yang kami sampaikan tidak hanya didengar saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kembali kepada keluarga maupun teman-temannya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana membangun kedekatan antara kepolisian dengan kalangan pelajar dalam menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Kutai Timur. (*)