Kutim Fokus Tingkatkan Guru, Fasilitas dan Kenyamanan Belajar Anak
SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengarahkan kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas guru, memperbaiki fasilitas sekolah, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi peserta didik.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan pelaksanaan program pendidikan disusun berdasarkan sejumlah indikator yang menjadi ukuran kinerja. Kebijakan tersebut mencakup Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, rapor pendidikan, akreditasi satuan pendidikan, serta program unggulan pemerintah daerah.
“Anggaran yang ada tentu kita fokuskan untuk melaksanakan empat tadi. Supaya kinerja kita terukur,” ujar Mulyono saat di wawancara belum lama ini.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menyasar peserta didik. Guru, orang tua, hingga lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Penguatan kapasitas tenaga pendidik diperlukan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih efektif dan menyenangkan.
Mulyono menegaskan, fasilitas pendidikan juga menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kenyamanan siswa selama mengikuti pembelajaran. Perbaikan sarana dilakukan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Guru yang kita sasar kita tingkatkan, kemudian fasilitas kita perbaiki. Seminimal mungkin jangan sampai ada sumbangan-sumbangan atau pungutan,” katanya.
Ia menambahkan, kebijakan pendidikan juga diarahkan untuk meringankan beban keluarga. Dengan demikian, anak-anak dapat mengikuti pembelajaran secara tenang tanpa terbebani persoalan biaya pendidikan.
“Bagaimana guru bisa mengajar dengan menyenangkan, bagaimana orang tua bisa diringankan, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan tenang,” ucapnya.
Mulyono berharap pendekatan tersebut mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh wilayah Kutim.(Ciaa/AdvKominfo)

