Kutim Bawa Kakao, Pisang dan Nanas ke Forum Investasi RIRU

SANGATTA – Potensi kakao, pisang dan nanas dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipersiapkan untuk tampil dalam forum Regional Investment Relations Unit (RIRU). Pemerintah daerah menjadikan sejumlah komoditas tersebut sebagai bagian dari materi promosi untuk memperkenalkan peluang investasi kepada calon penanam modal.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, mengatakan penyusunan materi investasi dilakukan melalui Investment Project Ready to Offer (IPRO). Dokumen tersebut memuat berbagai peluang yang dinilai dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian hingga industri pengolahan.

“Kalau potensi kita ada kakao, turunan sawit, gasifikasi, oleochemical dan beberapa lainnya,” ujar Noviari.

Ia menyebut kakao, pisang dan nanas menjadi komoditas yang turut mendapat perhatian dalam penyusunan profil investasi. Ketiganya tidak sekadar diperkenalkan sebagai hasil pertanian, tetapi diarahkan untuk melihat peluang pengembangan usaha dan peningkatan nilai tambah.

“Pisang, nanas dan kakao itu menjadi unggulan,” katanya.

Noviari menjelaskan, keikutsertaan Kutim dalam forum RIRU menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai potensi daerah secara lebih terstruktur. Profil yang disiapkan akan menjadi bahan komunikasi awal bagi pihak yang ingin mengetahui peluang investasi di Kutim.

“RIRU kita hanya untuk menyiapkan profiling-nya, sebagai bahan promosi yang akan dipasarkan,” jelasnya.

Menurutnya, setelah profil ditawarkan, komunikasi dapat dilanjutkan dengan investor yang memiliki ketertarikan pada sektor tertentu. Pemerintah daerah berharap langkah tersebut membuka peluang kerja sama baru, sekaligus mendorong pengembangan komoditas lokal melalui investasi.

Selain pertanian, peluang hilirisasi sawit, gasifikasi dan industri oleokimia juga disiapkan sebagai bagian dari materi promosi investasi Kutim.(Ciaa/AdvKominfo)