Kejurprov PBSI Kaltim 2025 Ditutup, Bulutangkis Kutim Tembus 4 Besar, Lampaui Target Prestasi

SANGATTA – Atlet bulutangkis tuan rumah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil mencatatkan sejarah baru dengan menembus posisi empat besar dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur (Kaltim) 2025. Kejurprov resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, di GOR Kudungga, Sangatta, pada Sabtu (25/10/2025), setelah berlangsung selama lima hari sejak 21 Oktober.

Pencapaian ini dianggap sebagai lonjakan signifikan, mengingat posisi Kutim yang belum pernah meraih medali emas pada gelaran sebelumnya. Hasil ini sekaligus menjadikan Kutim sebagai daerah potensial baru dalam peta kekuatan bulutangkis Kaltim

Staf Ahli Ketua PBSI Kutim, Aang Syahrudin, mengungkapkan kebanggaannya atas hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan ini. Tiga besar provinsi terbaik didominasi oleh kekuatan tradisional, yaitu Balikpapan, Bontang, dan Samarinda. Namun, Kutim berhasil menyodok masuk ke posisi empat besar.

“Ini adalah pencapaian yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Kami membuktikan bahwa pembinaan atlet PBSI Kutim telah berjalan efektif. Dulu, kami bahkan belum pernah meraih medali emas,” ujar Aang.

Menurut Aang, capaian ini melampaui target awal yang dicanangkan dan diharapkan dapat memicu semangat bagi seluruh jajaran PBSI Kutim untuk terus berbenah dan mengoptimalkan potensi atlet-atlet lokal di berbagai kategori usia.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, dalam sambutan penutupannya, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menekankan bahwa Kejurprov PBSI Kaltim 2025 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi merupakan tolok ukur penting untuk persiapan olahraga di masa depan.

“Dengan adanya Kejurprov ini, kita bisa mengukur sejauh mana kekuatan prestasi PBSI Kutim melalui pertandingan dengan atlet-atlet daerah lain di Kaltim. Ini merupakan try-out vital dan bagian dari persiapan kita menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang,” jelas Mahyunadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kemajuan olahraga bulutangkis. Ia menilai Kejurprov ini menjadi wadah strategis untuk mengasah keterampilan atlet-atlet muda Kutim.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk mengasah keterampilan para atlet. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan yang tak terhenti untuk kemajuan atlet kami,” kata Basuki.

Penutupan Kejurprov PBSI Kaltim ditandai dengan penyerahan medali dan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai nomor pertandingan. Dengan hasil ini, Kutai Timur semakin memperkuat posisinya sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam peningkatan prestasi bulutangkis daerah. (*)