Jaga Momentum Ramadan Fest, KNPI Kutim Siapkan Program Berkelanjutan Pasca Lebaran

SANGATTA,  – Gelaran Ramadan Fest yang diinisiasi oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur (Kutim) resmi berakhir. Namun, bagi KNPI Kutim, penutupan event ini bukanlah akhir, melainkan awal dari rangkaian program pembinaan kepemudaan dan ekonomi kreatif yang lebih besar.

Sekretaris Ramadan Fest KNPI Kutim, Dimas, menegaskan bahwa momentum positif yang terbangun selama bulan suci ini akan dijaga melalui program berkelanjutan yang akan dieksekusi tepat setelah Idulfitri 1447 Hijriah.

KNPI Kutim berkomitmen agar para pelaku UMKM dan pemuda kreatif yang terlibat dalam Ramadan Fest tidak kehilangan wadah setelah acara usai. Fokus utama program pasca-Lebaran ini adalah legalitas dan standardisasi usaha.

“Kita tidak ingin ini berhenti di sini. Ke depan kita evaluasi lagi. Salah satu kendala pelaku usaha kecil kita adalah akses NIB dan sertifikasi halal. Inilah yang akan kita komunikasikan dengan organisasi UMKM agar ada tindak lanjut nyata,” ujar Dimas saat memberikan keterangan di Polsek Sangatta Utara, Minggu malam (8/3/2026).

Langkah ini diambil agar UMKM binaan pemuda di Kutai Timur memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menembus pasar yang lebih luas dengan bekal izin usaha yang legal.

Selain aspek ekonomi, program berkelanjutan ini juga membawa misi sosial yang kuat. Ramadan Fest terbukti efektif menjadi instrumen preventif dalam menekan angka kenakalan remaja, khususnya aksi balap liar yang kerap marak di bulan Ramadan.

“Harapannya, ini menjadi wadah untuk menyaring potensi kreatif mereka. Kita berupaya mengalihkan kegiatan pemuda dari hal-hal negatif seperti balap liar ke arah yang lebih produktif,” tambah Dimas. (Butsainah/*)