Akses Antar-Kecamatan Jadi Prioritas, Pemkab Kutim Fokus Hubungkan Pusat Kabupaten dan Wilayah Kecamatan

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menempatkan peningkatan akses antar-kecamatan sebagai salah satu fokus pembangunan infrastruktur daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan antara pusat pemerintahan kabupaten dengan wilayah kecamatan.

Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutim, Noviari Noor, mengatakan penguatan konektivitas menjadi bagian dari program pembangunan yang telah dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Menurutnya, kebutuhan akses yang memadai menjadi perhatian pemerintah karena kondisi geografis Kutim yang memiliki wilayah luas dan tersebar. Karena itu, pembangunan jalan dan jembatan diarahkan agar mobilitas masyarakat antarkawasan semakin mudah.

“Untuk aksesibilitas antar-kecamatan, itu dirumuskan dalam program pembangunan jalan dan jembatan melalui program multiyears kontrak. Program multiyears ini sudah tahun ini dimulai,” ujar Noviari.

Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan infrastruktur menggunakan skema kontrak multiyears. Pola tersebut memungkinkan pembangunan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan dan kemampuan anggaran daerah.

Noviari menyebut konektivitas tidak hanya berkaitan dengan perjalanan masyarakat, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi. Jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar pergerakan barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Selain pembangunan yang menjadi kewenangan daerah, Pemkab Kutim juga melakukan koordinasi untuk ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan. Penanganan ruas tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional.

“Kita di Kabupaten Kalimantan Timur nanti akan berkoordinasi dengan balai jalan nasional untuk penanganannya,” katanya.

Pemkab Kutim berharap penguatan jaringan jalan dan jembatan dapat memperkecil hambatan mobilitas sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di berbagai kecamatan.(Ciaa/AdvKominfo)