Kapolres Kutim Turun Langsung Salurkan Bantuan Untuk Para Korban Banjir

SANGATTA – Jajaran Polres Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat merespons musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sangatta. Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, turun langsung menerobos genangan air untuk menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sekaligus memantau kondisi warga terdampak, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 16.25 Wita ini diawali dengan momen haru. Kapolres beserta rombongan mendatangi rumah duka di Jalan Diponegoro, Desa Sangatta Utara, untuk bertakziah atas meninggalnya anak Zafirah Azahra, korban yang dilaporkan meninggal dunia akibat musibah banjir ini. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moral dan empati mendalam kepolisian terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Usai melayat, rombongan Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Abdullah dan para Pejabat Utama (PJU) menyisir tiga titik lokasi banjir lainnya. Rute penyisiran meliputi kawasan Jalan Hasanuddin (Kampung Kajang) di Sangatta Selatan, hingga ke Gang Ruto dan Gang Damai di Jalan Poros Sangatta-Bontang, Sangatta Utara.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Polres Kutim mendistribusikan sebanyak 60 paket sembako berisi beras, mi instan, gula, dan minyak goreng kepada warga yang masih bertahan di lokasi banjir.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan bukan hanya sekadar tugas, melainkan wujud kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada saudara-saudara kita yang sedang diuji musibah banjir. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terbantu, baik secara materiel maupun moril,” ujar AKBP Fauzan di sela-sela peninjauan lokasi.
Di tengah genangan air, perwira melati dua ini juga memberikan peringatan keras terkait keselamatan warga. Ia meminta masyarakat tidak lengah terhadap ancaman sekunder yang kerap muncul saat banjir, seperti hewan liar.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Pantau terus informasi cuaca dari BMKG. Yang paling penting, tingkatkan kewaspadaan terhadap hewan buas seperti ular dan buaya yang sering kali berkeliaran saat air naik,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Fauzan mengingatkan warga untuk mengamankan dokumen penting dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
“Siapkan tas siaga bencana untuk dokumen, obat-obatan, dan pakaian. Jika membutuhkan bantuan evakuasi atau kondisi darurat, segera hubungi nomor layanan kami yang siaga 24 jam. Jangan ragu melapor,” pungkas Kapolres.
Kegiatan pemantauan dan penyaluran bantuan tersebut berakhir pukul 19.25 Wita dalam situasi aman dan kondusif. Warga setempat mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian yang hadir langsung menyentuh titik-titik rawan banjir. (*)
