Jaga Profesionalisme Polri, Propam Polres Kutim Lakukan Gaktibplin Personel

SANGATTA – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kutai Timur (Kutim) melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel di lingkungan Polres Kutim, Rabu (7/1).

Kegiatan ini digelar guna memastikan kesiapsiagaan dan kedisiplinan anggota sebelum menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pemeriksaan yang dilakukan di halaman Mapolres Kutai Timur ini menyasar berbagai aspek, mulai dari sikap tampang (kerapian rambut dan seragam), kelengkapan administrasi perorangan seperti KTA, KTP, dan SIM, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor serta senjata api dinas.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan langkah preventif dan rutin yang wajib dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri serta menjaga marwah institusi.

“Disiplin adalah nafas bagi anggota Polri. Sebelum kita menertibkan masyarakat di luar sana, maka kita wajib menertibkan diri sendiri terlebih dahulu (internal). Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga profesionalisme Polri di mata masyarakat,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa kesiapan personel tidak hanya diukur dari kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan internal.

“Dengan disiplin yang baik, saya yakin pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Kutai Timur akan semakin maksimal. Kami tidak akan segan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran, namun tujuan utamanya adalah pembinaan agar anggota selalu siap sedia dalam tugas dan tanggung jawabnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Propam memeriksa satu per satu barisan anggota. Bagi personel yang ditemukan kurang rapi atau kelengkapannya kurang memadai, langsung diberikan teguran lisan dan tindakan disiplin di tempat agar segera melengkapi kekurangannya.

Kegiatan Gaktibplin ini diharapkan dapat meningkatkan trust (kepercayaan) publik terhadap Polri, khususnya Polres Kutai Timur, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang presisi. (Butsainah/*)