DPMDes Kutim Tegas: Kinerja Tak Boleh Turun Meski Efesiensi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Muhammad Basuni

Sangatta, – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Muhammad Basuni, menegaskan komitmen dinasnya untuk berfokus pada pencapaian kinerja meskipun menghadapi realitas efisiensi anggaran.

‎Basuni menyoroti bahwa besaran alokasi dana tidak selalu berkorelasi lurus dengan keberhasilan suatu program. Ia mengakui adanya penurunan drastis dalam aspek penganggaran DPMDes, namun hal ini tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas kerja.

‎”Kalau dari sisi penganggaran memang kita jauh turun. Saya tidak melihat apakah itu hubungannya besar atau kecil antara besaran anggaran dengan kinerja yang dicapai,” ujar Basuni saat ditemui pada Jum’at 14 November 2025.

‎Ia menjelaskan bahwa anggaran yang besar tidak menjamin kualitas, bahkan bisa jadi isinya didominasi oleh pos-pos yang tidak relevan dengan tujuan program.

‎”Anggaran yang besar bisa jadi isinya DPA itu enggak karu-karuan, sekadar perjalanan, hura-hura dan sebagainya. Yang penting adalah bagaimana dengan efisiensi ini, tujuan itu tercapai,” tegasnya.

‎Untuk memastikan tujuan program tetap terwujud di tengah keterbatasan anggaran, Basuni mengarahkan fokus perbaikan pada substansi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

‎”Mungkin kita harus memperbaiki isi di dalam DPA itu, agar lebih terarah, target yang perlu kita capai,” katanya.

‎Ia memberikan contoh nyata tentang efisiensi yang harus diterapkan. Jika suatu target memerlukan dua kali kunjungan lapangan, maka harus diupayakan agar target tersebut dapat diselesaikan hanya dengan satu kali kunjungan yang efektif dan terarah.

‎”Itu yang penting,” pungkasnya (*/ADV)