Resmi Diluncurkan, Persikutim United Bawa Mimpi Besar Kutim ke Panggung Liga 3 Nasional

Sangatta, – Klub kebanggaan daerah, Persikutim United, resmi diluncurkan dan siap berlaga di ajang PNM Liga 3 Nasional 2025–2026. Peresmian klub ini dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Acara bersejarah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kutim Jimmi, beberapa anggota DPRD Kutim, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim Basuki Isnawan, serta para tokoh olahraga dan pemuda dari berbagai wilayah Kutai Timur.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Persikutim United. Ia menilai peluncuran klub ini sebagai titik awal kebangkitan sepak bola Kutim, yang kini memiliki wajah dan semangat baru.

Lebih lanjut, Ardiansyah menyatakan bahwa Persikutim United sudah siap tempur untuk Liga 3 Nasional yang akan dimulai pada 27 September 2025. Klub ini akan bersaing dengan 24 tim lainnya dari seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Ardiansyah menegaskan bahwa Pemkab Kutim telah menyiapkan berbagai upaya, salah satunya adalah inisiatif membangun satu stadion di masing-masing kecamatan. “Mudah-mudahan ini juga menjadi seperti dorongan kepada para atlet kita yang ada di beberapa kecamatan,” terangnya

Sementara itu, selaku manajemen Persikutim United Pandi Widiarto mengungkapkan bahwa Persikutim United mendapatkan kepercayaan dan mandat langsung dari PSSI Pusat untuk langsung tampil di kasta ketiga kompetisi sepak bola nasional.

“Alhamdulillah, momen datang buat kita, kita dapat kesempatan untuk bisa bermain di kompetisi nasional Liga 3,” ujarnya. Ini menjadi lompatan besar bagi dunia olahraga Kutim, sekaligus membuka peluang emas bagi para pemain muda daerah. Pandi menambahkan, capaian ini adalah hasil dari kolaborasi intens antara manajemen klub, Ketua DPRD Kutim, serta berbagai pihak yang menjalin komunikasi langsung dengan jajaran pengurus PSSI pusat.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyampaikan bahwa Persikutim United bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol semangat, sportivitas, dan harapan baru masyarakat Kutim. “Logo yang disajikan nanti, kami berharap, bisa menjadi sebuah lambang yang menaikkan tingkat kegiatan sportivitas kita, semangat kita itu nanti lebih nampak kepada kelompok yang akan mendukung persepakbolaan ini sendiri,” ucapnya.

Jimmi juga menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memajukan olahraga. Ia mengakui perjalanan menuju skala nasional tidak akan mudah, namun optimis bahwa kehadiran Persikutim United adalah langkah awal menuju masa depan sepak bola Kutim yang lebih cerah. “Masa depan sepak bola yang ada di Kabupaten Kutai Timur, itu sudah mulai berjalan untuk menjadi suatu bagian di skala nasional,” tegasnya.

Senada dengan itu, Agusriansyah, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, menyoroti bahwa kehadiran Persikutim United selaras dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan prestasi olahraga dan inisiatif “satu kecamatan satu stadion.” Ia memiliki harapan besar agar klub ini dapat mencegah hilangnya potensi pemain muda setelah lulus sekolah.

“Kami berharap dengan hadirnya Persikutim United ini, 2-3 tahun ke depan, 5 tahun ke depan, anak-anak kita yang dari Kecamatan Muara Ancalong, Busang, dari Sandaran, punya kesempatan yang sama dengan anak-anak di Sangatta Utara untuk punya mimpi menjadi pemain nasional Indonesia,” harapnya. (Kiki/*)