Bersama Melangkah Maju, Kutai Timur Gelar Konsultasi Publik KLHS RPJMD 2025-2029

Kaltim, Kutai Timur1323 Dilihat

Sangatta, – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Acara yang berlangsung di Sangatta ini menjadi bukti komitmen Pemkab Kutim terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Andi Palesangi, dalam laporannya menyampaikan bahwa KLHS merupakan instrumen penting untuk memastikan pembangunan berkelanjutan di Kutim.

“Penyusunan KLHS ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” Kata Andi Palesangi dalam laporannya,

Lebih lanjut, Andi Palesangi menjelaskan bahwa perancangan KLHS bertujuan untuk memastikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam setiap kebijakan, rencana, dan program pemerintah.

“Diharapkan proses pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ucapnya

Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, turut hadir dalam Konsultasi Publik ini. Beliau menekankan bahwa penyusunan KLHS RPJMD Kutim 2025-2029 harus melibatkan berbagai prinsip, seperti:

“Keadilan antar generasi. Memastikan pembangunan tidak hanya menguntungkan generasi sekarang, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang. Kehati-hatian menerapkan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi untuk meminimalkan risiko kerusakan lingkungan. Melibatkan berbagai pihak dalam proses penyusunan dan pelaksanaan pembangunan. Pertanggungjawaban atas pelaksanaan pembangunan kepada masyarakat dan generasi mendatang,” Terangnya

Untuk itu, Ardiansyah berharap melalui Konsultasi Publik ini, dapat terhimpun masukan dari berbagai pihak untuk menghasilkan kajian KLHS yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mari kita berikan masukan dan saran yang konstruktif demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Kutai Timur yang maju, inklusi, dan berkelanjutan,” ajak Ardiansyah. (K/ADV)