Kekayaan Aset Pemkab Kutim 2023 Tembus 18 Triliun Rupiah

Kaltim, Kutai Timur1046 Dilihat

Sangatta, – Kabar gembira datang dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. Dalam Rapat Paripurna ke-26 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023/2024 yang diadakan pada Rabu (12/6/2024), Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengumumkan bahwa nilai aset Pemkab Kutim per 31 Desember 2023 mencapai angka fantastis, yaitu 18 Triliun Rupiah!

Aset-aset tersebut terdiri dari berbagai kategori, termasuk aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap, properti investasi, dan aset lainnya.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa nilai aset tersebut terdiri dari berbagai kategori, diantaranya seperti, Aset Lancar yang merupakan kekayaan daerah yang masa manfaatnya kurang dari 12 bulan. “Nilai aset lancar pada Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp. 2,40 trilyun,” Kata Ardiansyah Sulaiman di hadapan Anggota DPRD Kutim serta tamu undangan lainnya

Selain itu, Investasi jangka panjang yang merupakan investasi yang dimiliki pemerintah Kabupaten Kutai Timur selama lebih dari setahun. “Nilai investasi jangka panjang pada Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp 245,76 milyar yang merupakan nilai investasi permanen berupa penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Dearah (BUMD),” Bebernya

Kemudian Aset tetap yang merupakan kekayaan daerah yang masa manfaatnya lebih dari satu tahun. “Nilai aset tetap pada Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp.11,31 trilyun,” Ucapnya

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan juga terdapat properti investasi yang merupakan properti atau aset yang berpotensi menghasilkan pendapatan sewa atau untuk meningkatkan nilai aset atau keduanya. “Nilai properti investasi pada Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp 371 milyar,” tuturnya

Tak hanya itu, pemkab Kutim juga memiliki asset lain, yang merupakan aset nonlancar pemerintah yang tidak bisa diklasifkssikan ke dalam kelompok piutang jangka panjang, investasi jangka panjang, aset tetap dan dana cadangan.” Nilai aset lainnya pada Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp3,67 trilyun”. Pungkasnya (*/ADV)