Terlambatnya Realisasi Anggaran di Dinas Perkim Kutim Disebabkan Pergeseran Anggaran

Kaltim, Parlementaria1048 Dilihat


Sangatta,- Lambatnya realisasi anggaran di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, dan Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar, keterlambatan ini disebabkan oleh pergeseran anggaran dan kendala lain.

“Terjadi pergeseran anggaran, sehingga realisasi anggaran di Perkim menjadi lambat,” kata Arfan usai menggelar rapat tertutup dengan Dinas Perkim, Dispora, dan PUPR, pada Senin (10/6/2024).

Meskipun demikian, Arfan menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa pekerjaan di Dinas Perkim akan mulai berjalan setelah Hari Raya Idul Adha.
“Kami mendapatkan informasi bahwa setelah Idul Adha, pekerjaan di Perkim sudah bisa berjalan, dan di Perkim itu ada ribuan paket pekerjaan,” kata Arfan kepada awak media.

Selain pergeseran anggaran, Asti Mazar menambahkan bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu kendala lambatnya realisasi anggaran.
“Kami juga menanyakan terkait kendala apa saja yang dihadapi Dinas Perkim sehingga dari tahun ke tahun, selalu terjadi lambatnya realisasi anggaran. Yang pertama tadi akibat adanya pergeseran anggaran, kemudian terkait masalah Sumber Daya Manusia (SDM) dan lain sebagainya. Kami juga tanya kenapa tidak ditambah SDMnya, ternyata memang ada aturan yang mengikatnya di situ, dan itu mudah-mudahan bisa menjadi pengajuan dari kita kepada Pemerintah agar aturan perbub tersebut, bisa direvisi, terutama terkait pengelolaan atau pengimputan APBD,” bebernya.

Asti Mazar menegaskan bahwa keterlambatan realisasi anggaran ini bukan semata-mata karena kesengajaan Dinas Perkim.


“Sehingga dalam masa pergeseran itu, seharusnya bisa dimulai dari bulan Maret. Namun karena sistem, akhirnya bulan Mei baru bisa dibuka dan dilakukan pergeseran anggaran. Sehingga terjadinya keterlambatan akibat adanya sistem tersebut,” pungkasnya.

Karena itu, DPRD Kutim berharap agar Dinas Perkim dapat segera menyelesaikan pekerjaannya setelah Hari Raya Idul Adha dan melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi kendala yang dihadapi. (*/ADV)