DPMDes Akui Kelembagaan Desa di Kutim Jarang Dapat Bimbingan Teknis

Kaltim, Kutai Timur823 Dilihat

Sangatta, – Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur (Kutim), Muhammad Rusdy, mengakui bahwa kelembagaan di desa masih minim mendapatkan bimbingan teknis atau pelatihan dari Dinas. Hal ini disayangkan, mengingat kelembagaan desa merupakan mitra penting bagi kepala desa dalam menjalankan tugasnya.

“Kelembagaan desa ini memang perlu pelatihan, karena mereka mitra bagi Kepala Desa. Mereka membantu kepala desa dalam melaksanakan tugas. Ini seperti OPD di Kabupaten. Kalau di desa, Lembaga ini,” kata Rusdy.

Menurut Rusdy, minimnya pelatihan bagi kelembagaan desa disebabkan oleh keterbatasan anggaran di Dinas, khususnya di Bidang Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat. Hal ini membuat banyak desa yang melakukan pelatihan secara mandiri menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD).

“ADD ini kan cukup besar. Karena itu, kelembagaan di desa, pada umumnya melakukan pelatihan sendiri, menggunkan ADD,” jelasnya.

Meskipun banyak desa yang melakukan pelatihan mandiri, Rusdy tetap menyayangkan minimnya pelatihan resmi dari Dinas. Menurutnya, pelatihan resmi dapat memberikan materi yang lebih terstruktur dan komprehensif, sehingga dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan desa dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap di APBD perubahan ini ada anggaran untuk melakukan Bimtek bagi mereka. Dulu, tidak pernah ada Bimtek. Kalau  RT yang jumlahnya 1650, memang sulit, kalau dilaksanakan akan lama,” terangnya.

Meskipun terlihat kecil, kelembagaan desa memiliki ruang lingkup kerja yang luas. Contohnya, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang tidak hanya fokus pada urusan perempuan, tetapi juga masalah anak, gizi, dan ketahanan pangan. Posyandu fokus pada kesehatan, Karang Taruna fokus pada kepemudaan dan sosial, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) fokus pada pembangunan dan pemberdayaan.

“Mereka ini seperti OPD di Kabupaten. Kalau di desa, Lembaga ini,” kata Rusdy, menekankan pentingnya peran kelembagaan desa. (*/ADV)