Jangan hanya Kepentingan Umum, Tapi Pribadi Warga Miskin Juga Harus Dibangun

Kaltim, Parlementaria1289 Dilihat

SANGATTA.  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Abdi Firdaus mengatakan dengan anggaran  Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur yang besar, maka pemerintah dan DPRD Kutim tidak hanya memperhatikan kepentingan atau fasilitas umum untuk dibangun namun juga memperhatikan warga tidak mampu. Terutama memberikan bantuan bagi mereka untuk melakukan bedah rumah , untuk rumah yang sudah tidak layak huni.

“APBD Kutim ini besar. Karena itu, pemerintah dan DPRD  jangan hanya membuat program-program untuk fasilitas public, namun juga harus menyentuh kepentingan pribadi warga miskin. Terutama perbaikan rumah warga, yang memang sudah tidak layak. Sebab banyak warga Kutim yang punya lahan namun rumahnya dalam kondisi tidak layak huni, karena  itu perlu dibantu untuk membangun ,” kata abdi kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Bahkan, dengan anggaran pokok pikiran DPRD Kutim yang dirasa cukup, maka dia telah memprogramkan untuk melakukan bedah rumah sebanyak 100 rumah tiap tahun.  

“Beda 100 rumah tiap tahun yang masuk dalam program saya itu, terpisah dari bedah rumah yang dilakukan anggota DPR RI. Ini murni dari pokok pikiran saya. Ini program unggulan saya,melakukan bedah 100 rumah pertahun, ” katanya.

Diakui, memang APBD Kutim saat ini cukup besar, namun masih banyak warga yang perlu diperhatikan.

“Saya berharap anggota DPRD dari Partai Demokrat lanjutkan program ini. Dalam program saya, Rp50 juta per rumah,” katanya.

Untuk memulai program ini, diakui ada yang dikerjakan menggunakan uang pribadinya. (j/ADV)