Gebyar Koperasi 2024, Dorongan Menuju Koperasi Modern dan UMKM Digital di Kutim

Kaltim, Kutai Timur1060 Dilihat

Sangatta, – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyelenggarakan Gebyar Koperasi 2024 sebagai bentuk apresiasi kepada koperasi yang aktif dan berprestasi. Acara ini berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 8 hingga 11 Mei 2024, di Lapangan Heliped Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta.

Dalam kesempatan itu, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur Teguh Budi Santoso menagatakan jika Gebyar Koperasi 2024 juga menjadi momen untuk mendorong modernisasi koperasi dan UMKM di Kutim agar dapat mengikuti perkembangan zaman dan bersaing di era digital.

Hal ini sejalan dengan 2 dari 5 proyek strategis provinsi Kalimantan Timur, yaitu koperasi modern dan UMKM digital, yang dibahas dalam forum perangkat daerah sektor industri, koperasi, dan UMKM se-Kalimantan Timur di Kota Balikpapan beberapa waktu yang lalu.

“Agar proyek strategis ini dapat tercapai maka kami Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Timur terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan koperasi dan UMKM, melalui berbagai kegiatan seperti fasilitasi dan bimbingan serta berbagai kegiatan lainnya kepada koperasi dan UKM,” kata Teguh Budi Santoso saat memberikan sambutan dalam acara gebyar koperasi 2024.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan afirmasi kepada koperasi melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan kelembagaan koperasi pelatihan kompetensi bagi KSB Koperasi serta pelatihan e-Katalog bagi UMKM.

“Afirmasi ini juga sebagai bentuk dorongan kepada koperasi dan UMKM untuk lebih maju dan berkembang melalui transformasi digital sehingga terjadi optimalisasi pelayanan terhadap seluruh anggota tanpa terkendala batas waktu dan wilayah,” Terangnya

Lebih lanjut, Teguh Budi Santoso menuturkan jika Dinas Koperasi dan UKM Kutim terus mendorong koperasi dan UMKM untuk melakukan transformasi digital agar dapat lebih maju dan berkembang. “Moderenisai koperasi mengarahkan agar koperasi memiliki perangkat digital yang memadai antara lain seperti web, system keuangan dan akutansi secara elektronik. Pencatatan keanggotaan secara elektronik serta perangkat digital lainnya untuk mendukung kegiatan koperasi,” Pungkasnya (*/ADV)