Internet Gratis Untuk Semua Sekolah di Kutai Timur

Kaltim, Kutai Timur931 Dilihat

Sangatta, – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan program baru untuk menyediakan akses internet gratis bagi seluruh sekolah di Kutim.

“Kami akan menyediakan akses internet gratis bagi setiap sekolah di Kutai Timur. Insyaallah program ini akan berjalan pada tahun 2024,” ujar Ardiansyah, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Bupati menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih modern dan efektif di era digital ini. Akses internet yang mudah dijangkau diharapkan dapat membantu siswa dan guru dalam mengakses sumber belajar yang lebih luas dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Timur.

“Sekolah membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih modern dan efektif. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu memfasilitasi sekolah-sekolah mengingat keterbatasan penyedia layanan IT dari pihak ketiga,” jelas Ardiansyah.

Ia menambahkan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap, dengan memprioritaskan sekolah-sekolah di daerah yang masih tertinggal dalam infrastruktur internet.

“Kita akan mulai dari sekolah-sekolah yang belum memiliki akses internet sama sekali. Kemudian, secara bertahap kita akan perluas ke sekolah-sekolah lain,” terangnya.

Bupati berharap program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di Kutai Timur.

“Dengan adanya akses internet gratis, proses pembelajaran diharapkan akan menjadi lebih interaktif dan terhubung dengan dunia luar. Siswa dan guru dapat mengakses sumber daya pendidikan lebih luas dan terbaru,” tuturnya.

Langkah Nyata Menuju Pendidikan Berkualitas

Program internet gratis ini merupakan salah satu langkah nyata dari pemerintah Kutai Timur untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Dengan akses internet yang mudah dijangkau, diharapkan siswa dan guru dapat belajar dan mengajar dengan lebih efektif dan efisien.

Diharapkan pula program ini dapat membantu menjembatani kesenjangan digital antara sekolah-sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan, sehingga semua siswa di Kutai Timur dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas. (*/ADV)