PDI Perjuangan Kutai Timur Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2024

Sangatta,– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi membuka pendaftaran bagi calon-calon yang ingin maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Serentak 2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 April hingga 15 Mei 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim, Agiel Suwarno, mengatakan bahwa pembukaan pendaftaran ini merupakan bagian dari tahapan penjaringan bakal calon (balon) kepala daerah yang dilakukan oleh partainya. Hal itu Berdasarkan surat keputusan DPC PDIP Kutai Timur Nomor : 020/KPTS/DPC.13.05/III/2024.

Pendaftaran tersebut mulai dibuka pertanggal 1 April sampai – 15 Mei 2024 mendatang dan akan diketua oleh Faisal Rachman untuk melakukan penjaringan calon kepala daerah.

“Mereka bekerja beradasarkan keputusan, dewan pimpinan cabang (DPC), mulai tanggal 1 besok sudah boleh melakukan penjaringan,” ujarnya.

Agiel juga melanjutkan bahwa partai PDIP akan berkoalisi dengan partai lainnya namun Partai PDIP juga masih mencoba melihat peta politik kedepannya.

“Dan mungkin nanti disepakati juga, kita nanti akan berkoalisi dengan siapa. Mudah-mudahan dalam penjaringan ini nanti petanya kelihatan,” pungkasnya (30/03/2024).

Ketua Tim Penjaringan, Faisal Rachman berharap para kader dan tokoh masyarakat yang berprestasi bisa maju bersama dengan cara mendaftar melalui PDIP Kutai Timur.

“Kami berharap kader-kader, tokoh masyarakat yang berprestasi bisa mencalonkan diri melalui partai PDIP,” pungkasnya.

Ia juga melanjutkan bahwa kini Partai PDIP Kutai Timur miliki modal yang cukup untuk mengikuti kontestasi Pilkada dengan adanya 3 kursi di DPRD Kabupaten Kutai Timur 2024.

“Dan PDIP di tahun ini masih ada 3 kursi, dan kursi tersebut sebagai modal kita untuk berkomunikasi dengan partai-partai lain dan bertarung di pilkada nanti,” tegasnya.

Faisal juga mengatakan bahwa kini perintah DPP, PDIP untuk mengratiskan bagi para calon kepala daerah yang ingin maju melalui perahunya.

“Dan yang perlu disampaikan juga bahwa dalam pendaftaran tidak dipungut biaya yaitu gratis, jadi bagi yang ingin mendaftarkan tidak diperkenankan untuk mengeluarkan biaya dan ini perintah langsung dari Dpp,” tutupnya  (rilis)