Disperindag Kutim Pastikan Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan Aman

Kaltim, Kutai Timur1402 Dilihat


Sangatta, – Menjelang bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Sangatta pada hari Jumat (1/3/2024).

Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

Tim Disperindag Kutim yang dipimpin oleh Plt. Kepala Disperindag Kutim, Andi Nurhadi Putra, melakukan pemantauan langsung dengan berkeliling pasar induk. Mereka berdialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan bahwa harga dan stok berbagai kebutuhan bahan pokok seperti daging sapi, daging ayam, telur, ikan, cabai, bawang merah, bawang putih, dan lainnya aman jelang Ramadhan.

Berdasarkan hasil sidak, Andi Nurhadi Putra menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Sangatta masih stabil.

“Ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang dan selama Ramadhan dalam kondisi aman,” kata Andi Nurhadi Putra kepada sejumlah awak media.

Meskipun ada beberapa kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, namun kenaikan tersebut masih dianggap wajar.

“Seperti harga daging sapi tadi ada mengalami kenaikan, bawang putih mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000 rupiah, serta cabai besar mengalami kenaikan, hal itu disebabkan karena ada yang gagal panen dan faktor cuaca,” ujarnya.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan adalah bawang merah, karena stok bawang merah saat ini sangat berlimpah karena sedang musim panen.

“Jadi rata-rata stok kebutuhan pokok jelang Bulan Suci Ramadhan insya Allah aman. Bahkan para pedagang meyakinkan kami bahwa sampai hari Raya Idul Fitri nanti stok kebutuhan barang pokok aman,” terangnya.

Oleh karena itu, Andi Nurhadi Putra memastikan bahwa Disperindag Kutim akan terus memantau harga dan stok kebutuhan pokok di pasaran selama bulan Ramadhan.

“Kami akan terus melakukan sidak secara berkala untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (*)