Bupati Optimis Proyek Multi Years Selesai Tepat Waktu

Kaltim, Kutai Timur1949 Dilihat

Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, menyebut bahwa proyek Tahun jamak atau multi years yang saat ini tengah berlangsung di lapangan berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan Bupati saat menjadi pemibcara dalam acara podcast yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kutim, Rabu (17/01/2024)

“Beberapa kali saya mengecek dilapangan semua berjalan dengan baik, seperti di Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal, Sandaran dan Long Mesangat, Rantau Pulung serta di SP 6 SP 7 Kaubun dan Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,” Kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Karena itu, dirinya berharap seluruh proyek Tahun jamak atau Multi Years ini bisa selesai tepat waktu di tahun 2024 ini. Sehingga apa yang diharapkan atau yang diinginkan masyarakat untuk mendapatkan infrastruktur jalan yang baik bisa segera dirasakan masyarakat.

“Dan memang ini yang saya katakan sangat-sangat kita prioritaskan,” Ucapnya

Selain peningkatan Infrastruktur jalan, juga terdapat pembangunan drainase dan pembangunan Pembangunan SPAM Pedesaan yang saat ini tengah berjalan. “Seperti di Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun dan Desa Pengadan Kecamatan Karangan.” Tuturnya

Lebih lanjut, terkait masalah Listrik yang sangat dibutuhkan masyarakat, menurut Bupati Ardiansyah Sulaiman, bahwa pihaknya sangat bersyukur atas adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah dan PLN, yang terbangun sejak tahun 2021 lalu, sehingga beberapa Desa yang selama ini belum teraliri listrik PLN sudah teraliri listrik.

“Sejak tahun 2022 dan 2023 kalau saya hitung kurang lebih 30 Desa yang sudah teraliri listrik dalam artian kalau dihitung itu Desanya tetapi kalau dihitung jalurnya sungguh luar biasa,” imbuhnya

Selain itu, PLN juga telah berkomitmen akan terus memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. “dan saat ini persiapan beberapa Desa seperti Kecamatan Sandaran, memang meskipun ada sedikit kesulitan tapi muda-mudahan itu bisa segera diatasi dan daerah-daerah seperti Bengalon, terutama di Sekurau Atas dan kemudian Desa Sekrat.” Pungkasnya (*)