Bapenda Akui Kepatuhan Wajib Pajak di Kutim Terus Meningkat, PAD Kutim Tembus Rp 750 Miliar

Kaltim, Kutai Timur945 Dilihat

Sangatta – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengakui bahwa setiap tahun ada peningkatan wajib pajak yang membayar pajak. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapenda Kutim Syahfur kepada sejumlah awak media usai menggelar gebyar pajak daerah, Senin (11/12/2023)

“Ia setiap tahun selalu ada peningkatan dari 11 jenis pajak yang kita kita pungut selalu ada peningkatan. Alhamdulillah dengan adanya reward yang kita lakukan setiap tahunnya sampai dengan hari ini para wajib pajak akan semakin patuh membayar pajak,” Kata Syahfur

Syahfur menjelaskan, peningkatan wajib pajak yang membayar pajak tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, salah satunya melalui sosialisasi dan edukasi pajak.

“Untuk persentase kenaikannya sekitar 20 persen dari per jenis pajak dari tahun sebelumnya. Yang banyak itu dari pajak restoran peningkatannya, Alhamdulillah,” ujarnya.

Karena itu, Syahfur berharap, peningkatan wajib pajak yang membayar pajak dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Hal ini tentu akan dibarengi dengan melakukan inovasi dan terobosan lain dalam rangka peningkatan PAD.

“Mungkin seperti gebyar pajak daerah ini kedepan hadiahnya bisa di tingkatkan lagi, selain itu kita juga melakukan sosialisasi dan edukasi pajak kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat mengetahui pentingnya membayar pajak,” terangnya

Lebih lanjut, Syahfur membeberkan jika di tahun 2023 ini PAD Kutim mulai mengalami peningkatan, yang tadinya hanya di sekitar angka Rp 237 miliar namun diakhir tahun 2023 ini mengalami peningkatan yang luar biasa yakni sekitar Rp 750 miliar.

“Salah satu prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah dengan adanya penambahan PAD ini, kita berharap pembangunan di kutim terus mengalami peningkatan.” Tuturnya (*)