DTPHP Evaluasi Kegiatan Tahun 2023 dan Warkshop Penyusunan Program

Kaltim, Kutai Timur1189 Dilihat

SANGATTA. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) mengadakan rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan Tahun 2023 dan Workshop Tata Cara Penyusunan Program tahun 2024. Rapat  digelar Queen Marry 1 Meeting Room Aston Samarinda Hotel & Convention, Jumat (1/12).

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas TPHP Kutim Dyah Ratnaningrum mengatakan kegiatan tersebut  difokuskan pada  rencana kegiatanUnit Pelaksana Teknis ( UPT ) Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Keswan yang memadukan aspirasi pelaku utama dan pelaku usaha pertanian sekaligus peternakan dengan potensi wilayah dan program pembangunan pertanian dengan menggambarkan keadaan sekarang. Tujuan yang ingin dicapai, masalah dan alternatif pemecahannya. Rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan Tahun 2023 dan Workshop Tata Cara Penyusunan Programa Dinas Tanaman Pangan.

“Tujuan penyusunannya dapat memberikan acuan bagi tim penyusun program penyuluhan pertanian dan peternakan dan pelaksana kegiatan di setiap tingkat administrasi pemerintahan dalam menyusun rencana kerja dan rencana kerja tahunan. Selain itu juga untuk memberikan arah dan pengendali dalam pencapaian sasaran kegiatan. Sementara itu, untuk program ini sebagai dokumen landasan untuk kegiatan penyuluhan pertanian dan peternakan di tahun 2024,” katanya.

“Harapannya kualitas program yang disusun semakin hari semakin baik karena penyuluhan merupakan supporting system dalam semua kegiatan pertanian peternakan dan penyuluh menjadi ujung tombak pendamping petani dan kelompok tani sekaligus peternak,” katanya.

Dyah mencontohkan pihaknya juga tengah fokus menggenjot lahan cetak sawah 10 ribu hektare mengikuti jejak Kabupaten Kukar dan PPU.

“Kami tengah menyusun rencana kerjanya makanya dalam kegiatan ini program cetak sawah kita masukkan karena memang ini harus didukung dengan anggaran yang memadai mengingat sebelumnya para petugas di UPT bergerak dengan memanfaatkan dana swadaya. Nah, di awal Desember 2023 kami sudah mulai menyusun draf rencana kerja sampai 2025 dengan harapan program tingkat desa selesai sebelum masuk di Musrenbangcam dan Musrenbangkab,” kata Dyah di depan PPL dari UPT dan Keswan DTPHP dari 18 kecamatan se-Kutim. (*/ADV)