Bupati Minta Dinas Perikanan Siapkan Diri Masuk Industri Perikanan 10 Tahun ke Depan

Kaltim, Kutai Timur1141 Dilihat

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meminta agar Dinas Perikanan  menyiapkan diri, bukan hanya jadi penyokong Ibukota Negara (IKN), dalam bidang perikanan namun sebagai superhap, atau bagian utama. Superhap artinya bukan jadi penyokong namun menjadi bagian utama IKN dalam bidang perikanan. Dimana superhap yang telah ditentukan ada  dibidang perikanan ada Balikpapan dengan Kariangaunya, sementara Kutim ini ada Kawasan ekonomi khusus  Maloy (KEK).

“Karena itu, saya minta ke Dinas Perikanan untuk menyiapkan diri sepuluh tahun  ke depan, selain ada nelayan, maka harus ada industrinya,” kata Ardiansyah Sulaiman belum lama ini.

Dikatakan, potensi kutim sangat besar. Karena itu, dinas perikanan harus menyiapkan bidang perikanan ini mau dibawa ke mana. Tidak hanya ada nelayannya, namun harus memang ada industry, karena potensi yang kinta miliki besar.

“ Saya sudah berikan  kluenya, udang beku di Samarinda pemasoknya salah satunya dari Susuk Luar. Artinya kita ada potensi yang bisa masuk ke industry. Lobter kita, juga menjadi bagian dari ekspor lobter ke Hongkong dan  China, meskipun potensinya masih kecil. Jadi memang ada potensi yang kita miliki, tinggal bagaimana memanfaatkannya untuk masuk industry ,” Ucapnya

Disebutkan, meskipun urusan Kelautan itu urusan provinsi, namun Dinas Perikanan  kutim  tentu bisa komunikaksi  dengan provinsi, untuk menyiapkan masalah ini, untuk ke depannya. 

Selain ikan, kutim juga punya potensi runput laut. Ini harus digali kembali, agar bisa dimaksimalkan untuk masuk industry ke depan.  (*/ADV)