Forkopimda dan KPU Kutim Cek Kesiapan Gudang Logistik Pemilu 2024

Kaltim, Kutai Timur908 Dilihat

Sangatta, – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Timur bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengecekan kesiapan gudang logistik Pemilu 2024 di gedung Graha Expo, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Rabu (22/11/2023).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kutim, Ulfa Jamiatul Farida, didampingi Kepala DPMPTSP Kutim Teguh Budi Santoso, perwakilan Polres Kutim, perwakilan Dandim 0909/Kutai Timur, Danlanal Sangatta, Kajari Kutim dan Bawaslu Kutim.

Pengecekan kesiapan gudang logistik Pemilu 2024 itu, ditandai dengan penyerahan surat pinjam pakai gedung Graha Expo dari pemerintah Kabupaten Kutim, dalam hal ini diwakili Kepala DPMPTSP Teguh Budi Santoso, kepada Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan gudang logistik Pemilu 2024. Gudang tersebut nantinya akan digunakan untuk menyimpan berbagai macam logistik pemilu, seperti surat suara, kotak suara, dan perlengkapan lainnya.

“Jadi, konsentrasi untuk proses keseluruhan sampai kemudian kita geser ke TPS-TPS akan dilakukan di Gedung Graha Expo ini,” kata Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida.

Dijelaskannya, terkait pengamanan gedung ini nantinya akan tetap dilakukan sama seperti pada Pemilu tahun 2019 lalu. Pasalnya, gedung ini bukan kali pertama digunakan sebagai gudang logistik pemilu.

“Nanti juga dari Polres akan ada satuan khusus yang akan menjaga gudang ini secara bergantian. Terkait CCTV yang tidak aktif nanti KPU Kutim yang akan melengkapi, misalkan ada yang kurang. KPU dari sisi regulasinya sudah diperintahkan untuk melengkapi itu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kutim Teguh Budi Santoso mengatakan, pihaknya tidak keberatan jika Gedung Graha Expo Sangatta dipergunakan sebagai gudang logistik Pemilu 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan gedung ini juga bisa membawa manfaat buat KPU Kutim. Kami hanya memesankan gedung ini agak semi terbuka yang tentunya butuh pengamanan hasil suara pemilu,” tutupnya. (*/ADV)