Kutim Wajib Gunakan Atlet Lokal di Kejuaraan Renang

Kaltim, Kutai Timur1087 Dilihat

Sangatta- Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang menutup kejuaraan renang antar pelajar se-Kutim “Sprint Race Swimming Open 2023” di kolam renang Town Hall Sangatta Baru, Minggu sore (22/10/2023). Kejuaraan renang ini diikuti 210 pelajar mulai dari tingkat PAUD hingga SMA dan 18 peserta umum yang berlangsung 21-22 Oktober 2023.

Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang menyampaikan bahwa Pemkab Kutim sangat mendukung kegiatan-kegiatan olahraga, khususnya kejuaraan renang ini. Menurutnya, kejuaraan ini merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit potensial atlet renang di Kutim.

“Tahun 2023 ini Pemkab Kutim menganggarkan Rp 60 milyar untuk pembinaan dan pengembangan olahraga. Jadi, saya harapkan kepada seluruh pengurus cabang olahraga untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa untuk mencari bibit potensial yang bisa membawa nama harum Kutim ke depan,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga mengingatkan KONI Kutim agar senantiasa memonitor perkembangan masing-masing cabor. “Jika ada cabor yang minim kegiatan harus ada evaluasi. Jangan sampai sudah diberi anggaran tetapi tidak ada kegiatan. Pembinaan atlet melalui kejuaraan semacam ini sangat penting. Mengingat kita (Kutim) sering kekurangan atlet jika mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional sehingga harus mendatangkan atlet dari luar. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Di masa depan kontingen Kutim wajib menggunakan atlet lokal,” tegasnya.

Kasmidi juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini Pemkab Kutim segera membangun kolam renang yang bertaraf internasional di kawasan MakoLanal Sangatta. “Peletakan batu pertama pembangunannya pada Selasa (24/10/2023),” ungkapnya.

Kepada para atlet, pelatih, dan jajaran Aquatik Kutim, Kasmidi menyampaikan selamat dan terima kasih sehingga kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik. “Selamat kepada para pemenang, tingkatkan terus prestasinya yang bisa membawa nama harum keluarga, sekolah, dan daerah. Dan yang belum berhasil jangan patah semangat, teruslah berusaha dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana Sprint Race Swimming Open 2023, Adiyan Siregar menyebutkan ada 72 cabang lomba yang dipertandingkan. Kejuaraan ini adalah persiapan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi pada bulan Mei 2024 di Balikpapan serta Indonesia Open Desember di tahun yang sama.

“Panitia menyampaikan terima kasih kepada Penkab Kutim yang sudah memfasilitasi kejuaraan ini. Harapan kami dari kejuaraan ini adalah ajang seleksi sekaligus evaluasi pembinaan atlet renang di Kutim mendapatkan atlet muda potensial yang mampu berlaga di tingkat provinsi dan nasional,” ujar Adiyan.

Antusiasme peserta yang mendaftar sangat banyak. Sehingga panitia terpaksa membatasi jumlah peserta. “Pendaftaran sangat membludak dan pelaksanaan hanya dua hari. Jadi sangat terpaksa panitia membatasi. Janji Pak Wakil Bupati akan ada lomba setiap tiga bulan, mudah-mudahan bisa mengakomodir peserta yang tidak tertampung saat ini. Panitia juga akan evaluasi kekurangan selama pertandingan berlangsung,” ujar Adiyan. (*/ADV)