Bimtek Penyusunan Modul Ajaran Kurikulum Merdeka SMPN 1 Sangatta Utara Dibuka

Kaltim, Kutai Timur1031 Dilihat

Teraskaltim.id, Sangatta – Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik Seskab Kutim Tejo Yuwono mewakili Bupati Kutim membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajaran Kurikulum Merdeka SMPN 1 Sangatta Utara di Pendopo Rujab Bupati Kutim, Rabu (18/10/2023).

Dalam kesempatan itu, Tejo Yuwono berharap kepada semua peserta bimtek bisa menyambut ilmu yang diberikan oleh narasumber dan sesuai harapan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Ia juga mengingatkan pentingnya metode mengajar yang humanis, mengingat ada kasus guru di Bantul yang dilaporkan ke penegak hukum karena pola mengajarnya dianggap kasar.

Tejo menerangkan bahwa kurikulum merdeka merupakan hasil dari pergantian kurikulum pendidikan yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir. Kurikulum-kurikulum tersebut diharapkan dapat membentuk karakter anak yang bakal memegang estafet kepemimpinan di Indonesia.

“Dari rangkaian sederet kurikulum yang panjang diwajibkan tersebut, indikator belajar dengan mengajar dan membuat soal terkadang tidak nyambung. Itulah kelemahannya. Maka dari itu melalui bimtek ini harusnya bisa meluruskan apa yang seharusnya,” tegas Tejo.

Kepala SMPN 1 Sangatta Utara, Yetti Arika Desiviana, menyampaikan bahwa bimtek penyusunan modul ajaran kurikulum merdeka sangat penting untuk mengaplikasikan kurikulum tersebut kepada anak-anak didik nantinya.

“Dalam bimtek ini akan merefleksikan dan melakukan evaluasi segala konsep yang ada di penyusunan modul. Supaya transfer ilmu kepada anak-anak didik bisa sesuai yang diharapkan,” singkatnya.

Bimtek akan berlangsung selama dua hari, diikuti oleh 25 guru SMPN 1 Sangatta Utara. Narasumber dalam bimtek ini adalah Kasi Kurikulum Evaluasi dan pengembangan karakter peserta didik Disdik Kutim Citra dan Pengawas SMP dan SD Sugiri. (*/ADV)