Tim Enggang Anti Begal Polsek Muara Wahau Amankan Curanmor

Kaltim, Kutai Timur263 Dilihat

SANGATTA. Tim  Enggang Anti Begal Polsek Muara Wahau berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di wilayah tersebut. Hasilnya, jajaran Polsek Muara Wahau mengamankan seorang pria berinisial AS, warga Jalan Putih Pantun  IV,  RT 09,   Kecamatan Kongbeng, berhasil diamankan.

Kapolres Kutai Timur AKBP Anggoro Wicaksono didampingi Kapolsek Muara Wahau AKP Asriadi mengatakan, pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka berawal pada  Minggu (2/10), sekitar pukul  01.00 wita, di Jln. Poros Pantun 1 Desa Karya Bhakti,  Muara Wahau. Diman saat itu  Hermanus, mengaku sedang mencari Handphone (HP)  miliknya yang diperkirakan jatuh di loksi itu. 

Sebelum Hermanus jatuh, dari motor, kemudian datang empat orang laki-laki yang tidak dikenal. Salah satu dari mereka menyuruh  Hermanus untuk bangun dengan nada tinggi seperti berteriak. Ketika  Hermanus bangun dan  mencoba mendirikan sepeda motornya yang rebah, tiba-tiba orang tersebut menendang sepeda motor tersebut, sehingga rebah kembali dan menimpa Hermanus.

Laki-laki tersebut kemudian mencabut pisau badik lalu menodong  korban Hermanus. Karena  merasa terancam, Hermanus langsung bangkit dan lari menyelamatkan diri.  Sedang sepeda motor miliknya  ditinggal di lokasi tersebut. Hermanus masih sempat melihat pria tersebut mendirikan sepeda motor milikya, lalu menghidupkan mesinnya, selanjutnya mengendarai dan membawa pergi kearah Jalan Simpang Payung.  Korban  Hermanus berusaha meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar, namun saat itu posisi laki-laki tersebut sudah menjauh dari lokasi, sehingga tidak terkejar..

Namun pada Sabtu (15/10) sekitar pukul 23.00 wita, ketika korban masih sibuk mencari info mengenai keberadaan sepeda motornya tersebut, kemudian didatangi oleh Apriadi Igo, sepupunya  serta bercerita kepada korban hermanus kalau disekolahan ada dua orang temannya yang bernama  Arifin dan Eka Kurniawan bercerita katanya,  mereka pernah menyaksikan secara langsung adanya pembegalan terhadap sepeda motor yang dialami oleh seseorang yang terjadi sekitar awal bulan Oktober 2022 sekitar pukul  01.00 wita, di Jalan. Poros Pantun 1 Desa Karya Bhakti,  Muara Wahau.  Menurut mereka bahwa mereka kenal dengan pelaku pembegalan tersebut yang mana kata mereka orang tersebut sering dipanggil dengan nama Asep,  tinggal di Pantun IV,  Desa Sri Pantun, Kecamatan Kongbeng. Orang tersebut, nikah dengan warga Desa Nehes Liah Bing.

Atas info tersebut, Minggu (16/10)korban Hermanus melaporkan perkara ini ke Polsek Muara Wahau. Atas laporan  yang merugikan korban Rp 28.675.000 (dua puluh delapan juta enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), jajaran Polsek Muara Wahau, melakukan pencarian, hasilnya pelaku berinisial AS,  bersama barang bukti diamankan.

Atas perbuatannya, AS disangka melakukan perbuatan pidana pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun dan 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. (j/tk)