Target Pekerjaan fisik Selesai November, OPD Diminta Kerja Cepat

Kutai Timur401 Dilihat

SANGATTA. Anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD) perubahan Kutim tahun ini cukup besar. Akibatnya, banyak organisasi perangkat daerah (OPD), terutama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) dan Dinas Pekerjan Umum (DPU) mendapat anggaran yang besar, untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan- dan gang. Padahal, kedua dinas ini, serapan anggarannya di APBD murni masih tergolong kecil, karena proyek fisik, belum ada yang melakukan penagihan.

Karena kecilnya realisasi anggaran secara keseluruhan, sehingga kemendagri minta agar serapan anggaran pemerintah kutim ditingkatkan, bahkan diminta agar dalam September, bisa menyerap anggaran hingga 60 persen. Sebab dana APBD Kutim masih banyak mengendap di bank.

Terkait dengan serapan anggaran yang masih kecil ini, Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Rizali Hadi dalam rapat dengan organisasi pernagkat daerah (OPD) meminta agar OPD, terutama yang mendapat anggaran yang besar. Teruma yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan fisik, agar kerja lebih cepat. Sebab, selain pelaksanaan APBD murni, sekarang juga ada APBD perubahan yang besar, yang cukup membebani, sementara pelaksaannya ditarget harus selesai hingga Desember.

“Serapan anggaran kita masih ada OPD yang dibawah 50 persen. Kita harapkan di September ini, meningkat. Selain pelaksanaan APBD murni, kita juga ada APBD perubahan yang cukup besar. Ini cukup membebani kita. Karena itu, terutama pekerjaan fisik, yang sangat tergantung dengan ketersediaan material, tenaga dan cuaca yang bisa menghambat pekerjaan. Karena itu harus kerja lebih cepat, agar bisa selesai sesuai target waktu, November. Selain selesai pekerjaan fisik, termasuk selesai laporan pertanggungjawaban,” katanya (TK)