BKPP Kutim Mengaku Belum Tau Tujuannya Pendataan TK2D

Kutai Timur540 Dilihat

Sangatta – Meski pendataan terhadap Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) tengah gencar dilakukan di berbagai instansi pemerintahan. Namun hingga kini Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) mengaku belum mengetahui secara pasti tujuan dari pendataan itu.

“Jadi pendataan TK2D dilakukan, agar semua tenaga honorer bisa masuk semua dalam data base Badan kepegawaian Nasional (BKN). Setelah itu, tujuannya apa, kami juga masih menunggu kebijakan pemerintah. Kami sudah tanyakan langsung ke sana, namun belum dijelaskan tujuannya apa,” kata Kepala BKPP Kutim Misliansyah, pada wartawan, Senin (29/8/2022)

Namun, dikatakan, pada pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) , dulu, pendataan dilakukan, setelah itu, dilakukan pemutihan bagi pegawai honorer yang telah masuk data base atau kategori I (KI).

“Tapi untuk pendataan kali ini, kami belum tau untuk apa, apakah sama dengan itu atau tidak yang penting masuk data base dulu,” katanya.

Karena honorer yang masuk kategori II, hingga kini masih ada 88 orang yang aktif di Kutim, namun belum diangkat PNS. Tapi ada datanya di BKN.

“Untuk masuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja (PPPK) saja, mereka juga kalau mau, harus ikut tes, sesuai dengan PP 49 tahun 2018. Jadi kita tunggu saja kebijakan pemerintah tujuan pendataan itu, apa,” katanya.

Seperti diketahui, pendataan honorer kini sedang dilakukan secara serentak di seluruh negeri ini, termasuk di Kutim. Dimana, di Kutim sendiri, masih ada sekitar 5500 TK2D yang aktif. Dimana, awalnya jumlah TK2D sekitar 7000, namun sekitar 1500 telah luluk PPPK tahun lalu. Sementara tahun ini Pemkab Kutim kembali meminta PPPK sekitar 2000 lebih, meskipun hingga kini belum ada tes. Sedangkan sisanya, diharapkan tahun depan akan diperjuangkan masuk menjadi PPPK. (j)