Pemkab Kutim Ingin Percepat Pembangunan Penangkaran Buaya

Kutai Timur441 Dilihat

SANGATTA. Banjir yang terjadi beberapa hari lalu di Kecamatn Bengalon termasuk di Sangatta Selatan, membuat buaya bermunculan, di berbagai tempat. Bahkan, di Polder Ilham Maulana, Sangatta Utara, yang merupakan tempat wisata bagi masyarakat juga ikut ‘pamer diri’ dengan berjemur di pinggir polder. Tentu, ini sangat membahayakan masyarakat.

Dengan kejadian itu, membuat pemerintah berkeinginan untuk segera mewujudkan pembangunan penangkaran buaya. Meskipun lambat karena keterbatasan anggaran, namun setidaknya tiap tahun ada progres pekerjaan untuk proses pembangunan penangkaran buaya tersebut. Demikian dikatakan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, beberapa hari lalu, pada wartawan di kantor Bupati Kutim.

“Masalah buaya itu memang sedang meresahkan masyarakat. Saya lihat sendiri, khususnya video buaya yang di polder itu, berjemur. Kalau kondisinya seperti itu, naik ke darat berjemur, bisa membahayakan masyarakat. Makanya kita ingin mempercepat penangkaran buaya. Meskipun tidak langsung selesai, tetapi setidaknya ada kemajuan pembangunanya,” katanya.

Untuk tahun ini, akan dilakukan pemagaran di lahan yang sudah disiapkan. Termasuk membangun pondok, untuk tempat penjaganya. Selanjutnya, kalau ada anggaran, bisa dilanjutkan tahun berikutnya.
“lokasi penangkaran yang akan kita bangun di Kenyamukan,” katanya.

Sebelumnya, diakui Pemkab telah menyiapkan lahan sejak beberapa tahun lalu seluas 2 hektare untuk penangkaran buaya. Proyek ini dianggap mendesak, dengan harapan setelah selesai, buaya-buaya yang berkeliaran di berbagai lokasi, terutama yang di sungai-sungai dekat pemukiman, di pindahkan ke penangkaran buaya. Sebab, binatang ini, termasuk dilindungi, tidak bisa dibunuh, sehingga perlu dimasukan ke penangkaran agar tidak membahayakan masyarakat.

Menurutnya, penangkaran buaya saat ini sangat dibutuhkan. Bahkan penangkaran buaya ini sudah direncanakan dari zaman kepemimpinan Bupati Kutim Ismunandar.

“Rencana dari zaman bupati Kutim Ismunandar dan saya, kita berencana akan membangun penangkaran buaya dan dilanjutkan dengan pak Ardiansyah dengan saya,” katanya.

Terkait adanya informasi adanya beberapa ekor buaya yang berkeliaran saat banjir, seperti di Kecamatan Bengalon beberapa waktu yang lalu. Dirinya meminta seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya, menghindari genangan air.